Rabu10182017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Pilkades Serentak Digelar Oktober

Pilkades Serentak Digelar Oktober

ANAMBAS (HK) - Sebanyak 20 desa di Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada tahun 2017 ini yang diperkirakan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang.
Seperti diketahui  dari 20 desa yang akan menggelar Pilkades, 19 desa sudah dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs). Hanya desa Sunggak Kecamatan Jemaja yang masa jabatannya berakhir pada bulan Oktober  mendatang.

Awalludin MF, Kepala Bidang (Kabid) Bina Pemerintahan Desa Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa mengatakan, tahapan Pilkades serentak di  Anambas sudah mulai dilakukan.

"Alhamdulillah tahapan Pilkades serentak seperti pembentukan panitia desa, penentuan daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah mulai dilaksanakan," demikian disampaikan Awal, Rabu (9/8).

Dari 20 desa tersebut ungkap Awal, baru tiga desa yang sudah melaporkan pantianya ke  Dinas.  Memang ada sejumlah desa yang sudah membuat itu, namun baru dilaporkan ke Kecamatan sedangkan pihak kecamatan masih belum melaporkan ke  pihaknya.

"Pada Pilkades nanti Kecamatan juga membentuk panitia pengawas kecamatan," jelasnya. Dari tujuh Kecamatan yang ada di kabupaten termuda di Provinsi Kepri lanjut Awal, hanya kecamatan Siantan yang tidak ikut. Sisa enam kecamatan lain semuanya menggelar.

"Enam kecamatan yang menggelar Pilkades tersebut antara lain yakni  Kecamatan Siantan Timur satu desa yaitu Desa Batu Belah.  Kecamatan Siantan Selatan empat Desa, yaitu Desa Kiabu, Desa Lingai, Desa Telaga dan Desa Telaga Kecil. Kecamatan Palmatak empat desa yaitu Desa Piabong, Desa Langir, Desa Bayat, dan Mubor. Kecamatan Jemaja ada enam yaitu Desa Sunggak, Desa Keramut, Desa Impul, Air Biru, Desa Rewak dan Desa Mampok. Menariknya untuk Kecamatan Jemaja Timur empat desa yang ada yaitu Desa Ulu Maras, Kuala Maras, Genting Pulur dan Bukit Padi semuanya melaksanakan Pilkades. Terakhir Kecamatan Siantan Tengah yaitu Desa Telok Siantan," bebernya.

Kerja keras mesti dilakukan pihaknya tambah Awal, mengingat Pilkades serentak merupakan yang perdana, maka sebelumnya mesti dilakukan sosialisasi terlebib dahulu. "Karena ini perdana maka kami akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan sosialiasi di masyarakat," jelasnya.

Awal sendiri tak menampik jika Pilkades serentak nanti akan menunggu selesai di sahkannya Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daeraj (P-APBD) 2017.

Awal juga menyampaikan,  bahwa pemerintah daerah memberikan bantuan anggaran Pilkades sebesar Rp20juta per desa. "Dari yang disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) dana Rp20 juta tersebut sudah siap," urainya.

Pilkades Serentak akan dilakukan secara berturut-turut  dari mulai tahun ini hingga tahun 2019 mendatang. "Pada tahun 2017 20 desa, 2018 20 desa, dan terakhir tahun 2019 itu 12 desa. Pilkades serentak ini termasuk dalam Peraturan Bupati (Perbup) no 32 tahun 2017 tentang Pilkades," tutupnya.(yud)

Share