Sabtu11182017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Kejari Pantau 14 Proyek Pendampingan

Kejari Pantau 14 Proyek Pendampingan

Optimis Selesai Tepat Waktu

ANAMBAS (HK)- Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dari Kejari Ranai meninjau pembangunan Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) senilai Rp21 miliar dan pembangunan Jalan Tanjung Angkak-Pasir Peti senilai Rp23 miliar. Peninjauan tersebut dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kajari Ranai, Ichwan Effendi yang turun langsung bersama rombongan. Pantaun di lapangan, rombongan yang dibawa terdiri dari Kasi intel, Kasipidsus, Kasidatun, lalu Kacabjari Tarempa dan salah seorang Jaksa.

Terlihat Kajari memantau kondisi gedung Kantor Bupati yang sedang dilaksanakan dengan melihat langsung sejumlah ruangan serta kondisi bangunnya serta Jalan yang sedang dibangun. Di dalam perjalanan, sesekali rombongan juga berhenti melihat pembangunannya.

"Kedatangan kita untuk melakukan peninjauan pada dua proyek yang didampingi   Tim TP4D. Di antartanya, Jalan Tanjung Angkak-Pasir Peti dan fhinising Kantor Bupati," kata Ichwan, Kamis (7/9).

Ichwan mengatakan, di Anambas, Tim TP4D melaksanakan pendampingan terhadap 14 paket proyek. Di antaranya, di Dinas Perkerjaan Umum 6 paket, Dinas Kesehatan 6 paket, DP3 1 paket dan terkhir Dinas Koperasi 1 paket.

"Kita sudah mengumpulkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan sebelumnya sudah berkoordinasi kalau progres pembangunan proyek tersebut didampingin oleh tim," ujar Ichwan.

Diakuinya, dari pantauan langsung di lapangan khususnya untuk proyek jalan dan Kantor Bupati menjadi progres pihaknya. "Kita lihat materialnya sudah siap. Untuk pembangunan Kantor Bupati saya sampaikan kepada kontraktor agar memasang  papan plang nama agak besar. Memang papan plang sudah standar, namun kalau lebih besar biar masyarakat dapat melihat dan diakses," pinta Ichwan.

Dengan kondisi cuaca yang tidak bisa diprediksi seperti ini, lanjut Ichwan, memang menjadi perhatian serius TP4D. untuk itu monitoring akan terus dilaksanakan. "Menyiasatinya adalah dengan memantau laporan setiap bulan, dan kami akan turun kembali jika pembangunannya nanti mencapai 50 persen," katanya.

Karena sudah melakukan pemantauan langsung di lapangan, Ichwan optimis pembangunan yang dilakukan dengan pendampingan akan selesai tepat waktu. "Saya sarankan kepada kontraktor tadi kalau takut terlambat adalah dengan menambah perkerja. Jadi bisa dilakukan siang dan malam," ucap Ichwan.

Sementara itu kontraktor pelaksana pembangunan Kantor Bupati, Zakaria Kasman optimis mampu menyelesaikan perkerjaannya tepat waktu. Sofar so good, walaupun kita lakukan pembongkaran atap, karena atap sebelumnya tidak sesuai," imbuh Kasman.(yud)

Share