Rabu09202017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Sejumlah PTT Akan Dievaluasi

Sejumlah PTT Akan Dievaluasi

Tak Produktif

ANAMBAS (HK) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) memastikan akan ada evaluasi terhadap Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di lingkungannya. Langkah tersebut dilakukan sebagai penilaian perpanjangan kontrak PTT tersebut tahun depannya.
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KKA, Linda Maryati tidak menampik jika masih ada oknum PTT, Tenaga Harian Lepas (THL) maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang  tidak produktif.

"Untuk saat ini dari pantau kita memang ada oknum yang masul kantor itu hanya duduk saja, bahkan setelah datang sebentar lalu mejemput anak dan itu memang sudah menjadi perhatian, mengatasi ini maka kita akan melakulan evaluasi," ungkap Linda, Rabu (13/9).

Pihaknya lanjut Linda sudah meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk benar- benar melakukan pantauan dan lihat kinerja PTT tersebut serta melakukan evaluasi. Hal ini dilakukan karena OPD tempat PTT bertugas tersebut yang mengetahui secara pasti apa yang dilakukan PTT tersebut.

BKPSDM sendiri memang telah membuat laporan Kinerja LKPTT disitu diisi apa yang dilakukan PTT setiap harinya. "Dari LKPTT kita tahu kerja atau tidal PTT tersebut,  lalu intensitas perkerjaanya, apa yang dikerjakannya setiap hari.Saya tegaskan ini sudah di umumkan  dihadapan PTT tersebut pada saat Apel."urainya.

Jumlah PTT saat ini di Anambas tambah Linda, mencapai 2.419 orang dengan pengangkatan THL menjadi PTT yang baru dilakukan. Sebelumnya jumlah PTT tersebut 2.157. Total THL seluruhnya mencapai 803 orang diangkat 262 orang, jadi masih ada THL 500 lebih yang belum diangkat."Dengan jumlah tersebut jumlah PTT jauh lebih banyak dari PNS yang hanya mencapai 1.638 orang."tukasnya.

Terpisah Sekretaris Daerah KKA Sahtiar, SH MM ketika di konfirmasi terkait masih banyak oknum  PTT, THL dan ASN yang tidak produktif tidak menampik hal itu. "Bukan hanya PTT, atau THL yang kita lihat masih banyak yang tidak produktif namum ASN juga masih ada," jelasnya.

Pihaknya tambah Sahtiar telah menyiasati hal itu dengan menerapkan kedisiplinan, selain itu untuk PTT, salah satunya dengan evaluasi. "Ini akan menjadi perhatian kita kedepannya agar PTT, THL dan ASN dapat produktif," imbuhnya.***(yud)

Share