Minggu09242017

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Perusahaan Diminta Gandeng Pemerintah

Perusahaan Diminta Gandeng Pemerintah

Salurkan CSR

ANAMBAS (HK) - Indra Syahputra, Tokoh Pemuda Anambas meminta perusahaan  untuk lebih transparan dalam menyalurkan dana Corporate Social Responsility (CSR). Apalagi tak dapat dipungkiri selama 45 tahun beroperasi apa yang  diberikan tidak sebanding dengan minyak maupun gas yang diambil dari Anambas.
Untuk itu Indra meminta kepada pihak perusahaan untuk menggandeng Pemerintah Daerah  dalam penyaluran CSR agar tepat sasaran dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat." Ajak pemerintah dalam penyaluran  CSR ini jangan  agar tepat sasaran dan intinya transfaran agar seimbang."bebernya.

Terpisah Susetia,  Kepala Kantor Bea Cukai Tipe  Pratama Tarempa mengatakan,  lifting minyak Natuna Sea Block B Perairan Anambas mencapai 3.361.785 barrel hingga Agustus 2017.

Sementara itu untuk lifting gas hingga Agustus mencapai 127.680,74 MMBTU. Untuk lifting minyak terbanyak pada bulan maret mencapai 1.496.354. Barrel dari tiga operator yang beroperasi di di Bawah SKK Migas yakni Primer Oil, Star Energy dan Medco Energy.

"Permintaan ekspor cukup banyak, sehingga Lifting tembus sebanyak itu,  (1.496.354 barel). Untuk hasil lifting gask normal dengan rata-rata perbulan 15.960 MMBTU,"urainya.

Masih kata dia,  untuk hasil produksi minyak tak selamanya diekspor ke luar negeri. Namun untuk produksi gas langsung menuju Singapura. "Kalau minyak mentah terkadang dikirim ke Cilacap. Kalau gas memang langsung dari Platform menggunakan pipa bawah laut menuju Singapura," tuturnya.

Terpisah sebelumnya melalui realis yang pernah disampaikan pihak perusahaan, Perusahaan Minyak dan Gas yang beroperasi di Perairan Anambas mengklaim selama 45 tahun beroperasi telah berbagai program Corporate Sosial Responsibility (CSR) kepada masyarakat Anambas.

Adapun program CSR perusahaan terhadap masyarakat yakni bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, infrastruktur, dan program sosial budaya.

"Dibidang pendidikan, perusahaan telah memberikan bantuan sarana sekolah, pendampigan guru, beasiswa sebanyak 2600 siswa untuk mengikuti jenjang yang lebih tinggi (kedokteran, politeknik, pariwisata dan guru)," kata  Manager Relation dan Security Medco E&P Natuna, Drajat Pandawi, belum lama ini.

Dibidang pemberdayaan ekonomi masyarakat, sebut Drajat, perusahaan mengembangkan balai benih ikan kerapu, dua kawasan UMKM yaitu Kampung Bilis di Desa Piabung dan Kampung Bilis di Desa Nyamuk.

"Sementara dibidang infrastruktur sosial, perusahaan sudah menyumbangkan sekitar 90 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di 15 desa, pembangunan pelantar desa, pembangunan Puskesmas Pembantu dan gedung rawat inap," imbuhnya.(yud)

Share