Selasa04242018

Last update05:00:00 AM

Back Anambas Polres Anambas Amankan 4 Unit Kendaraan Bermotor

Polres Anambas Amankan 4 Unit Kendaraan Bermotor

images/stories/Berita/2018/Februari/13Februari18/16 - 13 feb 18  anambas   polres anambas saat mengamankan pelajar yang diduga akan melakuka balap liar.jpgANAMBAS (HK)Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas amankan  empat kendaraan bermotor  R2 dengan knalpot tidak standar beserta pengendaranya  di Jalan Simpang Tiga Temburun dan Air Bini Kecamatan Siantan Selatan, Minggu (11/2).

Langkah tersebut dilaksanakan karena diduga para pengendara yang masih berstatus pelajar tersebut akan melakukan aksi balap liar. Tak dapat dipungkiri jalan simpang tiga Temburun dan Air bini yang kondisinya sangat mulus, kerap dijadikan Race bagi pelajar untuk melakukan balap liar.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Junoto, SIK mengatakan, Dalam operasi  Kegiatan Kepolisian Yang di Tingkatkan (K2YD) pihaknya berhasil mengamankan sebanyak empat  kendaraan bermotor  (Ranmor ) R2 yang  menggunakan Knalpot tidak standar.

"Kita menduga mereka akan melakukan balap liar," kata Junoto,  Senin (12/2).

Para pengendara ini tambah Junoto masih berstatus pelajar itu dibawa ke Polres Anambas untuk  diberikan pembinaan. "Mereka ini statusnya masih pelajar, sangat disayangkan apabila, aksi-aksi semacam ini terus dilakukan karena bukan hanya merugikan diri sendiri juga orang lain," jelasnya.

Junoto mengatakan,   Anambas itu juga meminta peran serta masyarakat  untuk peduli terhadap generasi muda, apabila ada yang melakukan aksi-aksi nakal semacam ini segera laporkan maka pihaknya segara akan menindaklanjutinya."Ayo kita peduli dengan generasi muda Anambas karena ditangan merakalah daerah ini kedepannya."ujarnya.

Junoto juga mengingatkan kepada orang tua serta guru untuk berperan aktif dalam melakukan pengawasan terhadap perkembangan anak maupun anak didiknya. Karena aksi yang dilakukan sangat beresiko bagi individu maupun orang lain.

"Awasi perkembangan anak-anak, lemahnya pengawasan akan menyebabkan anak leluasa melakukan apa kehendaknya, salah dalam melangkah akan merugikan masadepannya kelak," ujarnya.

Masih kata Junoto, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan  terhadap titik-titik yang dianggap rawan terhadap kegiatan semacam ini. "Saya berharap hal ini tidak kembali terulang, karena pihaknya akan terus melakukan pengawasan."imbuhnya.(yud)

Share