Minggu02182018

Last update05:00:00 AM

Back Anambas 79 Paket Proyek Akan Dilelang

79 Paket Proyek Akan Dilelang

ANAMBAS (HK) - Sebanyak 79 Paket Proyek diusulkan untuk dilelang. Bahkan 29 diantaranya sudah terbit Surat Perintah Tugas (SPT) nya. Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Tety Arnita mengatakan,  79 paket proyek tersebut belum seluruhnya masuk dari  Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"79 paket proyek yang diusulkan untuk dilelang ini bakal terus bertambah, karena baru sekitar 50 persen yang masuk dari OPD," kata Tety, Selasa (13/2).

Tety menyebutkan, total paket yang ada jika diuangkan sudah mencapai Rp133 Milliar, dengan Dinas Perkerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) menjadi OPD yang paling banyak memasok paket untuk dilelang, menyusul Dinas Perhubungan Lingkungan Hidup serta Diskominfo.

"Sampai saat ini paket dengan nilai besar yang sudah di lelang adalah Jalan  Piabung-Muntai Kecamatan Palmatak sebesar Rp19 milliar dan  Rewak-Kusik,  Kecamatan Jemaja Rp18milliar," jelasnya seraya mengatakan, renovasi Masjid Jamik juga sudah dilelang.

Sejatinya lanjut Tety, pihaknya tidak ingin ada keterlambatan dalam proses pelelangan, namun upaya pemerintah daerah  ini membentur tembok karang, untuk itu mesti harus bersabar dengan kondisi saat ini, mengingat  kendala yang menjadi penghambat adalah tidak maksimalnya server di LKPP.

Untuk Mengantisipasinya, tambah Tety pihaknya terus berkoordinasi dengan LKPP, bahkan di dua hari belakangan server LKPP tidak aktif  dan sementara maintenance. "Dikita sendiri tidak ada masalah bail server maupun bandwithnya." bebernya.

Tety mangaku sangat  bersyukur dan  terbantu dengan gerak cepat OPD dalam mengusulkan pelelangan di awal tahun dengan segera, karena apabila terjadi seperti tahun 2017 silam pelelangan dimulai maret maka akan terjadi persoalan baru.

"Kalau saat ini pas ada kendala sepeti ini kita langsung sigap selain koordinasi melalui sambungan telepon  juga telah mengirim orang le LKPP," urainya.

Disinggung berapa jumlah proyek strategis yang akan didampingi Tim TP4D Kejaksaan yang telah diusulkan untuk dilelang, Tety mengungkapkan, hingga saat ini baru DPUPR yang diletahui total  proyel yang pendampingan yakni 20 paket proyek.

"Baru PU yang kita ketahui sisanya masih menunggu karena baru 50 persen total paket yang masuk dan kita masih menunggu rekapannya," imbuhnya.(yud)

Share