Sabtu11182017

Last update05:00:00 AM

Back Andalas Takziah Malam Pertama

Takziah Malam Pertama

Hj Djaninar Adalah Sosok yang Baik

PEKANBARU (HK)-Hj Djaninar, ibunda H Basrizal Koto, dikenal sebagai sosok yang bersahaja, baik, dan tidak pernah menyinggung perasaan tetangga dan handai taulan.

Setidaknya, begitu jawaban pertama yang keluar dari mulut Ustad Tengku Marizon, Imam Mesjid Darul Hikmah, usai pelaksanaan takziah malam pertama di kediaman Almarhumah Hj Djaninar, Jalan Damai Nomor 7 A, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Bukitraya, Pekanbaru, Senin (21/3) malam.

"Almarhumah, bagus. Baik. Dia tidak ada menyinggung orang," ungkap Tengku Marizon singkat sambil berlalu menuju mesjid guna memimpin pelaksanaan Salat Isya.

Sebelumnya, Tengku Marizon memimpin pelaksanaan pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil, dan Doa pada gelaran takziah tersebut. Aliran ayat-ayat suci Al Quran mengalir syahdu dari bibir pentakziah yang berasal dari kalangan tetangga dan jamaah Mesjid Darul Hikmah, yang memadati rumah duka.

Begitu juga, Ketua Ikatan Minang Riau Provinsi Riau, H Basrizal Koto, yang dikenal dekat dengan sosok Ibunda yang biasa dipanggilnya Amak ini, tampak seksama mengikut setiap bacaan ayat per ayat yang dilantunkan.

Usai pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil, dan Doa, acara dilanjutkan dengan tausiyah singkat yang disampaikan Ustad DR H Hanafi MA, yang berintikan kegiatan yang dilaksanakan ini setidaknya mampu menjadi setawar sedingin bagi ahlul bait yang ditinggalkan.

Menurutnya, kematian merupakan awal dari sebuah perjalanan panjang yang akan dijalani setiap umat manusia. "Seorang hamba yang mengalami proses kematian, ibarat seseorang yang berada di tengah laut yang perlu pertolongan. Salah satu dengan pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil dan Doa. Selain berguna buat almarhumah, juga menjadi amal ibadah buat kita semua," sebut Ustad Hanafi di hadapan pentakziah.

Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, Ustad Hanafi atas nama Ahlil Bait menyampaikan permohonan maaf almarhumah kepada tetangga dan jamaah Mesjid Darul Hikmah.

"Bersediakah Bapak dan Ibu memaafkan almarhumah," tanya ustad Hanafi.

"Bersedia," begitu jawaban lantang pentakziah.

Usai takziah yang digelar masyarakat, takziah juga dilakukan oleh karib kerabat, keluarga besar H Basrizal Koto, dengan pembacaan Yasin, Tahtim, Tahlil, dan Doa, yang dipimpin oleh DR H Hanafi MA.

Dalam takziah malam pertama tersebut, terlihat anggota MPR/DPR RI Daerah Pemilihan Riau, Nurzahedy Tanjung, mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Musllm Kasim, Tokoh Masyarakat Riau, Azlaini Agus, Sekjen Ikatan Saudagar Minang Seluruh Indonesia, H Firdaus AB, dan Ketua Persatuan Keluarga Daerah Pariaman Riau, Herman Nazar, dan segenap undangan lainnya.(Dod)

Share