Kamis08242017

Last update05:00:00 AM

Back Batam SMKN 1 Batam Raih Medali Emas LKS Mechatronics Tingkat Nasional

SMKN 1 Batam Raih Medali Emas LKS Mechatronics Tingkat Nasional

Dua siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Batam, Agam Pinandita dan Juni Rahadi, berhasil merebut medali emas untuk Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat nasional pada cabang mechatronics. Kedua siswa ini, sekaligus bakal terpilih menjadi wakil Indonesia untuk mengikuti perlombaan bidang studi "mechatronics" tingkat Dunia. Bahkan berdasarkan keterangan dari MC juara I pada LKS tingkat nasional itu, kedua SMKN 1 Batam ini akan mendapatkan beasiswa belajar sambil training di Australia selama 1 tahunan. 

Agam Pinandita merupakan programer mechatronics dan Juni Rahadi sebagai kekanik mechatronics, telah berhasil mengharumkan nama Provinsi Kepri dan sekolahnya menyisihkan puluhan peserta dari masing-masing provinsi. Atas prestasinya itu, selain mendapat medali, piala dan piagam, mereka juga memperoleh uang tunai Rp15 jutaan. Sekarang kedua siswa terbaik ini, sedang mempersiapkan diri dengan bimbingan guru mechatronics, Drs Hamdani.

Sebelumnya sederet prestasi SMKN 1 Batam dalam LKS mechatronics, yakni pada tahun 2006 lalu di Bali meraih juara II, tahun 2007 di Bandung meraih juara V, tahun 2008 di Minahasa juara IV, dan tahun 2009 di Jakarta meriah juara III, dan tahun 2010 berhasil merebut juara I.

Menurut Pembina mechatronics SMKN 1 Batam, Drs Hamdani, mechatronics yang diperagakan para siswanya itu merupakan produk komponen Festo Education Tools Industri yang diperagakan siswa saat LKS selama 20 menitan. Alat mechatronics dari Festo ini senilai Rp160 jutaan yang jarang digunakan dipasaran, melainkan merupakan lisensi  standar word skill dan baru tahap awal diterapkan pada anak didiknya programs Ligh Control (FLS), selanjutnya akan diterapkan lagi distribusi, Testing, dan meningkat menjadi pabrikasi. Meski mechatronics Festo dipunyai SMKN 1 Batam tergolong lama tahun 2005, namun dari sisi mekanisme kerja tidak jauh berbeda dengan mechatronics sekarang ini.

"Lomba mechatronics ini meliputi merakit berbagai komponen peralatan yang biasa diajarkan di SMK, dan peralatan kita masih ketinggalan dari sekolah lain. Kita masih gunakan peralatan lama sedangkan sekolah lain menggunakan peralatan baru semua. Tapi bersyukur siswa kita berhasil meboyong medali, karena dua siswa yang kita turunkan itu hasil dari seleksi di sekolah sebelumnya," ujar Hamdani diruang workshop elektronika SMKN 1 Batam.

Sementara Agam Pinandinta sebagai programing mechatronics, menyatakan ketika merakit alat tersebut ia bersama kawannya diberi kesempatan selam 3 jam untuk merakit alat tersebut. Namun sewaktu presentasi/ pergaan dihadapan para juri hanya butuh waktu 20 menitan. "Ketika lomba LKS ini, yang jadi pesaing kita paling berat peserta dari Yogya yang menjadi juara ke II dan peserta Jawa Timur menjadi juara ke 111. Kita bersyukur dapat mengungguli mereka," katanya dengan bangga.

Pada LKS tingkat nasional 2010 ini, Kepri menyertakan 14 orang. Namun yang baru berhasil meraih juara pertama baru bidang mechatronics, dan industri kontrol juara III, serta CNC Milling juara ke III juga. (sm/aa)

Share