Rabu02222017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Dana Infrastruktur Pembangunan Daerah, Batam Dapat Jatah Rp23 Miliar

Dana Infrastruktur Pembangunan Daerah, Batam Dapat Jatah Rp23 Miliar

BATAM CENTRE- Ketua Banggar DPR RI Harry Azhar Azis mengatakan, Kota Batam mendapat jatah Rp23 miliar lewat alokasi dana infrastruktur pembangunan daerah di dalam APBN-P 2010. Selain Batam, Kabupaten Bintan dan Lingga juga menerima masing-masing sekitar Rp20 miliar. 

Di dalam APBN-P 2010 itu, alokasi anggaran infrastruktur pembangunan daerah berjumlah total Rp5,5 triliun. Dana itu memang disiapkan dan diperuntukkan untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Sedangkan setiap daerah, jatah yang diterima jumlahnya berbeda-beda.

Harry mengungkapkan, dana tersebut harus digunakan walikota/bupati sesuai peruntukannya. Uang tersebut tidak bisa digunakan untuk bidang atau program kerja lainnya, melainkan hanya untuk pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jembatan. 

"Dana itu harus digunakan untuk pembangunan jalan dan jembatan, yang lain tidak boleh," kata Harry di Hotel PIH Batam Centre, Jumat sore (21/5).

Anggota DPR RI dari Dapil Kepri ini menambahkan, petunjuk teknisnya pengucuran dananya akan turun bulan Juni dan selanjutnya bisa dilaksanakan di bulan Juli. Apakah dana itu bisa digunakan Pemko Batam, Bupati Bintan dan Bupati Lingga sebelum petunjuk teknis turun? Harry menjawab bisa.

"Tetap bisa digunakan, tapi berkoordinasi dengan DPRD saat pengesahan APBD atau APBD-P," ujarnya.

Terkait proyek jalan dan jembatan mana saja dana itu bisa digunakan, Harry mengaku tidak tahu. Soal pembangunan itu tergantung walikota dan bupati masing-masing. Hanya saja, seperti di Bintan, dana itu akan digunakan untuk pembangunan jembatan Berakit.

Menurut Harry, total APBN-P 2010 senilai Rp1.126 triliun dan APBN 2010 Rp1.047 triliun. Ia mempekirakan, tahun 2011 nanti alokasi anggaran akan meningkat . itu artinya, ekspektasi yang akan diperoleh Provinsi Kepri tentunya akan meningkat pula. (sm/ad)

Share