Sabtu09232017

Last update05:00:00 AM

Back Batam Anak di Bawah Umur Dilarang Menjual Koran

Anak di Bawah Umur Dilarang Menjual Koran

BATAM CENTRE- Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) Kota Batam melarang anak-anak di bawah umur (7 tahun ke bawah-red) berjualan koran di simpang-simpang lampu merah atau persimpangan jalan. Keberadaan anak di bawah umur ikut berjualan koran sangat menggangu ketertiban umum dan mengundang kecelakaan.

"Kepada orang tua yang sehari-hari bekerja sebagai penjual koran silahkan tetap bekerja. Tapi, jangan dibawa (digendong) anak yang masih di bawah umur dengan tujuan untuk mengharap belas kasihan orang untuk melakukan penjualan koran, karena keberadaannya tidak bisa dipertangungjawabkan dan membahayakan dirinya sendiri, "katanya Zulhelmi, Kepala Satpol PP Kota Batam kepada Sijori Mandiri, Sabtu (22/5).

Para pengemudi sebenarnya sudah mengeluhkan keberadaan anak-anak di bawah umur ini di persimpangan jalan. Meskipun anak-anak ini berjualan koran, namun dagangan korannya itu hanya sebagai kedok dan sebagian mereka juga langsung sebagai pengemis.  Keberadaan anak-anak ini menyebabkan lalulintas di jalan raya kurang nyaman dan setiap pengemudi yang akan melewati simpang-simpang tertentu harus waspada dan hati-hati. 

"Untuk menertibkan anak-anak yang masih di bawah umur ini, Satpol PP sudah sering melakukan penertiban. Orang tua yang tertangkap tangan membawa anak mereka yang masih di bawah umur juga sering diberi sanksi dan peringatan sesuai Perda Ketertiban,"ujarnya.

Hasilnya, sampai saat ini benar belum maksimal. Anak-anak di bawah umur masih banyak berjualan koran di persimpangan jalan. Tapi, untuk kawasan Batam Centre sampai saat ini keberadaan anak-anak di bawah umur berjualan koran  sudah mulai berkurang. (sm/rl)

Share