Minggu10262014

Last update12:00:00 AM

Back Batam Harga Buah di Batam Juga Melambung

Harga Buah di Batam Juga Melambung

Selain ikan, bumbu dapur dan sayuran, harga buah juga mengalami lonjakan yang cukup tinggi di Batam. Pedagang menyebutkan kenaikan harga terjadi karena naiknya biaya transportasi, sebagai imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. BATAM (HK) - Selain ikan, bumbu dapur dan sayuran, harga buah juga mengalami lonjakan yang cukup tinggi di Batam. Pedagang menyebutkan kenaikan harga terjadi karena naiknya biaya transportasi, sebagai imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.
Lela, pedagang buah di kawasan Nagoya, Kamis (27/6) mengatakan pasokan buah relatif normal, namun seiring  untuk pasokan buah memang tidak berkurang, masih normal, namun seiring dengan kenaika harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, harga buah-buahan yang dijualnya pun mengalami kenaikan mencapai 30 persen dari sebelumnya.

"Ya, bagaimana lagi, dari distributornya menaikan harga. Kan biaya transportasinya naik, apalagi jelang Ramadhan, semuanya naik," ujar Lela.

Dikatakan Lela, apel merah washington Rp37 ribu per Kg yang sebelumnya berkisar Rp25 ribuan. Apel hijau Rp28 ribu per Kg, sebelumnya hanya Rp22 ribu. Semangka Rp17 ribu per Kg naik dari sebelumnya Rp16 ribu. Pepaya Rp17 ribu, yang sebelumnya Rp14 ribu. Buah pir Rp4 ribu per buah, yang sebelumnya Rp3 ribu. Meskipun begitu, harga buah menurut Lela juga tergantung kualitasnya.

"Untuk harga memang sangat bervariasi, tergantung kualitas buah yang saya jual. Diperkirakan bulan puasa nanti juga harga buah masih tinggi, karena banyak permintaan masyarakat. Saya mendatangkan buah ini dari Jakarta, untuk pasokan memang tidak berkurang, masih mencukupi," ujar Lela.

Selain Lela, Suhaimi pedagang buah lainnya di Bengkong Harapan mengakui kenaikan harga buah seiring naiknya harga BBM bersubsidi. Menurut Suhaimi, ia mendatangkan buah dari Medan dengan biaya transportasi yang sudah naik.

"Memang harga buah naik,  meski tidak terlalu mahal, tapi sangat berpengaruh dengan omset penjualan saya. Saya menjual buah dari Medan seperti semangka Rp19 ribu per Kg, rasanya lebih manis. Pepaya Rp17 ribu, jeruk bervariasi ada yang Rp25 ribu ada juga yang Rp17 ribu tergantung ukuran. Untuk apel memang mahal, ya berkisar Rp40 ribu per Kg. Harga pisang juga pada naik," tutur Suhaimi.

Kenaikan harga buah berimbas pada bisnis jus buah. Seperti diungkapkan Sukamto, penjual jus buah di Bengkong Harapan menaikkan harga jual jusnya. Sebelumnya per gelas ia menjual jus seharga Rp9-11 ribu, kini naik menjadi Rp13 ribu per gelas.

"Ya harus gimana lagi, harga buah juga naik. Saat ini yang paling murah jus lemon karena lemonnya tidak terlalu mahal. Tetapi untuk jus terong belanda, wortel, mangga, sirsak, dan buah naga, harganya memang saya naikkan, karena harga buahnya juga naik. Naiknnya tidak terlalu mahal, rata-rata Rp1000 per porsi," papar pria berkumis tebal itu, kemarin. (abk)

Share