Sabtu05262018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan

Warga Kawal Tewas Gantung Diri

KAWAL- Abdul (40), warga Kelurahan Kawal Gunung Kijang, ditemukan tewas gantung diri di kediamannya, Selasa (1/3) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh Samsu (43), tetangga korban. "Korban sudah dibawa ke Puskesmas Kawal oleh petugas dari Polsek Gunung Kijang," kata Samsu saat dihubungi.

Gudang Barang Bekas Terbakar

TANJUNGUBAN – Apes benar nasib Zubahar (42), pengusaha barang bekas di Tanjunguban. Pasalnya, ketika ia sedang menggelar pesta pernikahan adik kandungnya, Amri, gudang tempat penyimpanan barang-barang  bekas miliknya, yang berada tidak jauh dari lokasi pesta dilalap si jago merah, Sabtu (26/2) lalu.

Bintan Perlu Tambah Mobil Damkar

BINTAN- Masih banyaknya kawasan hutan, termasuk semak belukar di Kabupaten Bintan, menjadikan daerah ini berpotensi mengalami kebakaran. Karena itu, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Bintan dipandang perlu menambah jumlah mobil pemadam kebakaran (damkar). Sepanjang tahun 2011, sudah belasan kali terjadi kebakaran hutan dan semak belukar. Dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, sejumlah pabrik dan industri yang ada, menjadi rentan terhadap amukan si jago merah. Terlebih, pihak Damkar Bintan sendiri sudah mengaku kewalahan menghadapi kebakaran hutan, apalagi jika kebakaran terjadi di saat yang bersamaan.

PNPM Bintan Dinilai Memuaskan

BINTAN- Pelaksanaan program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) di beberapa kecamatan di Kabupaten Bintan, dinilai cukup memuaskan. Penilaian tersebut berasal dari Bank Dunia melalui tim auditor Pemerintah Indonesia. "Mereka (tim auditor) turun ke Bintan untuk mengaudit PNPM yang berjalan setahun terakhir (2010). Tim auditor Bank Dunia menilai, PNPM di Bintan berjalan cukup memuaskan. Terutama program pemberdayaan gender atau kaum perempuan," ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB (BPMP-KB) Kabupaten Bintan, Agusnawarman, usai rapat internal fasilitator PNPM Kabupaten Bintan, Senin (28/2).

Komnas HAM Jadi Fasilitator Sengketa Warga dengan PT BMW

BINTAN- Wakil Bupati Bintan, Khazalik, mengatakan, sengketa tanah antara warga di tiga kecamatan yakni Gunung Kijang, Teluk Sebong dan Toapaya, dengan PT Buana Mega Wisata (BMW) segera diselesaikan dengan melibatkan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Indonesia. Keterlibatan Komnas HAM adalah sebagai fasilitator dalam rangka penyelesaian ganti-rugi tanah warga dengan PT BMW.

SMK I Berencana Buka Jurusan Perikanan

BINTAN- Kepala SMK I Bintan Wiharjo menyampaikan, pihaknya akan membuka satu jrusan baru yakni perikanan. Jurusan tersebut dibuka dengan maksud untuk menyiapkan tenaga handal di bidang perikanan. Kata dia, lulusan tidak mesti menjadi nelayan tapi minimal  dapat menjadi pengusaha di bidang perikanan. Apalagi, kata Wiharjo, wilayah Kepri khususnya Bintan terkenal dengan potensi kelautannya.

Jalan Kavling Kembali Makan Korban

LOBAM – Sempitnya badan jalan di Kavling, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam kembali memakan korban. Alex dan Race, mengalami kecelakaan lalu lintas saat sepeda motor mereka disenggol sepeda motor lain, Minggu (26/2) sekitar pukul 17.45 WIB. Akibat senggolan itu, Alex dan Race terjungkal ke gorong-gorong sedalam dua meter bersama sepeda motor mereka, Yamaha Vega R BP 6857 BE. Paman dan keponakan tersebut mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke Puskesmas Teluk Sasah yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Distribusi Mitan Bersubsidi Tak Merata

BINTAN- Distribusi minyak tanah (mitan) bersubsidi di Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang dinilai tidak merata. Akibatnya, banyak masyarakat yang merasa kesulitan untuk mendapatkan mitan tersebut untuk kebutuhan seahri-hari. "Ada beberapa warga Bintan yang melaporkan bahwa pembagian minyak tanah tidak merata. Di satu daerah, jatah untuk mendapatkan mitan bersubsidi pemerintah sesuai dengan jumlahnya. Tapi di daerah lain ada warga yang tidak mendapatkan mitan karena antre dan stok di pangkalan habis. Kita berharap agar pemerintah memperhatikan pemberian jatah mitan yang tidak merata itu," kata anggota DPRD Kepri, Dalmasri Syam, Minggu (27/2).

Apindo Senang SBY Dukung Bandara Busung

LAGOI- Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bintan, Jamin Hidajat, mengaku senang karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendukung percepatan pembangunan Bandara Busung di Bintan bagian Utara. Dengan terealisasinya   bandara tersebut, diharapkan dapat mendongkrak investasi asing ke Bintan.  Kata Jamin, kehadiran  Bandara Busung sudah lama diidam-idamkan  pelaku usaha di Bintan. Salah satu dampak positifnya, akses menuju Bintan lebih mudah dan cepat dibanding melalui jalur laut.

Paska Peresmian Pesona Lagoi Bintan, Ranperda KWTE Akan Direvisi

BINTAN- Ketua DPRD Bintan, Lamen Sarihi, mengatakan, akan meninjau kembali dan merevisi rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang kawasan wisata terpadu eksklusif (KWTE) yang diajukan Pemkab Bintan tahun 2007 lalu. Ranperda itu akan disesuaikan paska peresmian pembangunan tahap awal kawasan wisata terpadu Pesona Lagoi Bintan.

Mobil Anggota DPRD Tanjungpinang Terbalik

LAGOI – Mobil pribadi milik Maskur Tilawahyu, anggota DPRD Kota Tanjungpinang, terbalik  di Kilometer 53, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong saat menuju Kawasan Pariwisata Internasional Bintan (KPIB) Lagoi, Jumat (25/2). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Menurut Thoyib, supir mobil Carry Futura dengan nomor polisi BP 1529 BY tersebut, menuturkan, ia melaju dari Tanjungpinang menuju Lagoi untuk keperluan mengisi ceramah dan kegiatan keagamaan menjelang shalat Jumat. Selain dirinya, ikut menumpang rekannya bernama Salam dan kedua anaknya yang duduk di belakang.

Kantor Lurah Tembeling Tanjung Diresmikan

BINTAN- Bupati Bintan Ansar Ahmad meresmikan Kantor Kelurahan Tembeling Tanjung Teluk Bintan, Kamis (24/2). Dalam kesempatan itu, Ansar meminta pemerintah kelurahan menerapkan sistem one stop service dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

17 Guru Ikut Program Pasca Sarjana

BINTAN- Sebanyak 17 guru mengikuti program pasca sarjana guna meraih gelar Magister Pendidikan (MPd) di Universitas Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur. Ke-17 guru itu terdiri dari tenaga pengajar, kepala sekolah  mulai tingkat SD, SMP, serta dari pengawas sekolah. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bintan, Sudirman, mengatakan, dipilihnya Universitas Kanjuruhan, karena universitas ini pengelolaannya di bawah  yayasan milik PGRI.