Minggu02182018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Pegawai PNS Lakukan Pungli

Pegawai PNS Lakukan Pungli

Kena OTT Saat Bertugas

BINTAN (HK) - Seorang pegawai negeri sipil (PNS) berinisial Wt yang berdinas di Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) di Kecamatan Bintim Timur (Bintim) diringkus tim Unit 2 Reskrim Polres Bintan, Selasa (13/2) sekitar pukul 14.20 WIB. Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan polisi berpakaian preman itu, diduga berkaitan dengan masalah pungutan liar (Pungli) di Kecamatan Bintim.
Tak banyak yang mengetahui OTT tersebut, ketiga polisi yang meringkus Wt bersama salah seorang pelajar yang tengah magang langsung membawa serta bersama beberapa dokumen di ruangan Seksi PMD oleh petugas menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam BP 1668 YB.

Pasca penangkapan, ruangan seksi PMD sempat kosong dan sekitar pukul 15.10 WIB ruangan langsung ditutup. "Dari ruangan ada beberapa dokumen yang dibawa juga. Tapi jelasnya, saya tak mengetahui pasti persoalan apa. Mereka (polisi) hanya bilang dari polisi," ujar Zul Hasmi, Kasi Pelayanan di Kecamatan Bintim ketika dikonfirmasi.

Brigadir Satu (Briptu) Hotma, anggota Unit 2 Reskrim Polres Bintan yang ikut meringkus Wt membenarkan adanya OTT tersebut. Namun dirinya tak mau berbicara panjang lebar masalah operasi cepat tersebut. "Langsung ke Kasat saja," ungkapnya.

Sekitar pukul 17.15 WIB, anggota dari Satreskrim Polres Bintan kembali ke ruangan Seksi PMD Kecamatan Bintim diduga melakukan penggeledahan untuk mencari barang bukti lainnya diruangan tempat oknum PNS bekerja. Tampak polisi yang masih mengenakan pakaian preman itu membawa beberapa berkas dari ruangan seksi PMD.

Sekitar pukul 17.35 WIB, petugas kepolisian bersama Camat Bintan Timur Rusli langsung menuju ruangan camat. Para awak media tak diperkenankan masuk. Diskusi diruangan camat sekitar 10 menitan, kemudian sekitar pukul 17.47 WIB, petugas langsung pergi dan membawa barang bukti dokumen dari ruangan Seksi PMD serta seorang anak magang menggunakan mobil Toyota Avanza hitam BP 1668 YB.

Camat Bintan Timur Rusli mengaku belum mengetahui pasti OTT yang dilakukan jajaran Polres Bintan. Dirinya baru ingin menceritakan setelah mengetahui informasi detail mengenai OTT tersebut. "Untuk sementara ini, saya belum bisa memberikan informasi," akunya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan juga membenarkan adanya operasi tersebut. Namun, dirinya belum bisa membeberkan lebih rinci mengenai operasi tangkap tangan yang dilakukan anggotanya. "Masih penyelidikan, anggota masih bekerja," tuturnya. (oxy)

Share