Selasa04242018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Polisi Bintan Tembak Kaki Begal

Polisi Bintan Tembak Kaki Begal

Melawan Saat Ditangkap

BINTAN (HK) - Unit Reskrim Polsek Bintan Timur terpaksa melumpuhkan Joko Warsino (35) dengan menembak betis kaki sebelah kanannya karena melawan saat diamankan petugas, Senin (12/2). Joko merupakan pelaku begal di kawasan Jalan Korindo Km 23 Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Minggu (11/2) siang lalu.
Ali Munawar, korban pembegalan, selain handphone Nokia Seri 150 dan sejumlah uang yang dirampas begal, dirinya juga mengalami memar akibat pukulan dari tersangka. "Dari hasil visum, terdapat luka memar pada bagian wajah korban akibat dipukul tersangka setelah berhasil merampas handphone dan sejumlah uang korban," ungkap Kapolsek Bintan Timur, AKP Abdul Rahman saat press rilis di Mapolsek Bintan Timur, Selasa (13/2).

Ia mengatakan, modus pelaku dengan berpura-pura sebagai anggota polisi. Pada saat kejadian, korban sedang mengendarai sepeda motor dan dihentikan oleh pelaku yang pada saat itu mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z BP 2025 JP. "Jadi setelah berhasil mengambil barang-barang korban, pelaku memukul dan pergi meninggalkan korban. Sehari setelah kejadian (Senin-red) korban baru melapor ke kami dan langsung dilakukan penyelidikan dan berhasil kita amankan tersangka di Tanjungpinang," jelasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Anjar Rahmad Putra menambahkan, penembakan terhadap pelaku karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap oleh jajarannya. "Pas kita amankan dia (pelaku) melawan, makanya kita lumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kanannya," ungkap Anjar.

Pria bertubuh besar itu kini masih meringkuk dibalik jeruji besi dan merengang kesakitan karena luka tembak di betis kaki sebelah kanannya. Mantan Napi narkotika yang bebas pada tahun 2012 lalu itu terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi karena polisi menyangkakan tersangka dengan Pasal 365 ayat 1 dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. (oxy)

Share