Selasa06192018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Ada Sex Toys dan Mainan Anak

Ada Sex Toys dan Mainan Anak

images/stories/Berita/2018/Maret/10Maret18/01-10 maret 18 temukan sex toys dan produk non sni.jpgPolres Bintan Bongkar 4 Kontainer yang Lain

BINTAN (HK)- Polres Bintan melanjutkan membongkar empat kontainer lainnya yang diamankan dari Pelabuhan Pelindo 1 Kijang. Dari kontainer bernomor PDIC 000061 yang dibuka pada Jumat (9/3) kemarin, ditemukan aneka barang dan satu di antaranya berupa alat bantu seks (sex toys).

Persisnya, dalam kontainer yang kedua ini ditemukan 242 koli barang. Isinya pakaian anak, pakaian dewasa, kosmetik, obat-obatan, spare part komputer, spare part sepeda motor, mainan anak dan alat elektronik. Sehari sebelumnya, pada kontainer pertama yang sudah dibuka, polisi menemukan sebanyak 10.956 botol minuman beralkohol (mikol) impor ilegal.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan hingga kini pihaknya masih mendata barang-barang yang ada dalam kontainer tersebut.

Rencananya, Senin (12/3) pekan depan tim Dirkrimsus Polda Kepri akan ke Polres Bintan guna pemeriksaan sampel barang-barang dari kelima kontainer. "Senin nanti orang Dirkrimsus turun," ujar Boy Herlambang ditemui usai Shalat Jumat di Kampung Lome.

Boy membenarkan bahwa sex toys satu dari barang-barang yang terdapat pada kontainer kedua tersebut. "Informasi anggota begitu (sex toys)," katanya.

Pantauan Haluan Kepri di lokasi pembongkaran kontainer, pada kontainer ketiga yang dilakukan sebelum Shalat Jumat, ditemukan sejumlah produk kosmetik, pakaian hingga obat/serum ayam. Petugas gabungan dari Polsek Bintan Timur dan Polres Bintan masih terus melakukan pendataan terhadap barang-barang yang sudah berhasil dikeluarkan dari dalam kontainer.

Pembongkaran yang dilakukan di Mapolres Bintan itu dipimpin Kabag Ops Polres Bintan Kompol Hari Yoyono, Kasat Reksrim AKP Adi Kuasa Tarigan serta Kapolsek Bintan Timur AKP Abdurahman, Kamis (8/3) sore.

Sebelumnya, kepolisian sudah mencurigai muatan lima kontainer dari salah satu gudang di daerah Km 6 Tanjungpinang itu ilegal, sebab tidak dilengkapi dokumen resmi dari pihak terkait. Saat hendak diangkut ke pelabuhan Tanjung Priok Jakarta menggunakan kapal KM Dorolonda dari pelabuhan Kijang, kepolisian menghentikan aksi tersebut.

Kepala Perwakilan Pelindo 1 Kijang, Khoiruddin Lubis, sebelumnya mengatakan pihaknya mendapatkan perintah dari bagian Reserse Polsek Bintan Timur untuk menahan kelima kontainer tersebut saat tiba di pelabuhan.

Kelima kontainer itu diangkut dari gudang yang ada di Tanjungpinang dan tiba di pelabuhan bongkar muat pada Sabtu pekan lalu. (oxy)

Share