Selasa06192018

Last update05:00:00 AM

Back Bintan Polisi Bintan Ringkus Tekong TKI Ilegal

Polisi Bintan Ringkus Tekong TKI Ilegal

images/stories/Berita/2018/Maret/12Maret18/16-12mar18 bintan  tekong tki ilegal diringkus.jpgBINTAN (HK) - Satreskrim Polres Bintan berhasil meringkus pelaku pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal, Iskandar alias Is. Penangkapan Iskandar ini berdasarkan keterangan dari Ade Indra Saputra alias Putra dan Amirullah Mushakim alias Amir yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

Keduanya itu menurut Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Adi Kuasa Tarigan, sebelumnya bertugas sebagai sopir yang mengantarkan 18 orang calon TKI Ilegal dari Tanjungpinang tujuan Malaysia melalui pelabuhan tidak resmi di Tanjung Berakit, Kecamatan Teluk Sebong pada Rabu (7/3) malam lalu.

"Tersangka ini (Iskandar) sebagai penampung para TKI sekaligus orang yang menyuruh Putra dan Amir untuk mengangkut dari penampungan ke Berakit," terang Adi, Minggu (11/3).

Dengan demikian, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengiriman TKI ilegal. Ketiganya menurut Adi, dijerat dengan dakwaan melanggar Pasal 4 Jo Pasal 10 undang-undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang tindak pidana perdagangan orang. "Atau Pasal 102 ayat 1 huruf a undang-undang nomor 39 tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri," sambung Adi.

Seperti diberitakan sebelumnya, berkat sinergitas jajaran kepolisian baik dari Polsek Bintan Utara, Polsek Gunung Kijang, Satreskrim Polres Bintan serta Bhabinkamtibmas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan TKI Ilegal di pelabuhan tidak resmi Desa Berakit, Rabu (7/3) malam lalu.

18 orang calon TKI Ilegal yang diangkut menggunakan dua mobil diantaranya Grand Nissan BP 1007 YW warna silver yang dikemudikan Amir serta Toyota Avanza BP 1671 WY warna biru yang dikemudikan Putra dari Tanjungpinang diberhentikan Bhabinkamtibmas Berakit, Aiptu Abdurrahman saat tiba di tepian pantai kawasan Berakit. (oxy)

 

Share