Sabtu05252013

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Hotel & Restoran Perpaduan Masakan Jawa dan Makassar

Perpaduan Masakan Jawa dan Makassar

Di Ikan Bakar Pak Ndut

TANJUNGPINANG- Ikan Bakar Pak Ndut bukan nama yang asing lagi bagi masyarakat Tanjungpinang. Ya, rumah makan dan restoran ini cukup ramai dikunjungi untuk ukuran Kota Tanjungpinang.

Jumiati, penanggung jawab Ikan Bakar Pak Ndut Tanjungpinang mengatakan, rumah makan yang terletak di Komplek Bintan Center Blok D Nomor 63-64 Tanjungpinang ini bisa menjual 9-11 kilogram ikan setiap hari. Jumlah ini tergolong banyak untuk ukuran Kota Tanjungpinang. Jumlah penjualan lebih besar lagi di Batam, karena penduduk Batam jauh lebih padat dibandingkan Tanjungpinang.

Mengingat minum kopi merupakan kebiasaan dari sebagian masyarakat Tanjungpinang, Ikan Bakar Pak Ndut buka mulai pukul 07.00 WIB, dan mula pemesanan makanan pada pukul 10.00 WIB dan tutup pada pukul 21.30 WIB.

Selain ikan bakar, rumah makan ini juga menyediakan menu lain seperti telur dadar, ikan asam pedas, dan juga ikan asam manis. Semua makanan disajikan selagi hangat, sehingga menambah selera makan pengunjung.

"Ikan yang kami gunakan merupakan ikan segar, ini andalan kami," ujar Jumiati.

Disebutkan Jumiati, Ikan Bakar Pak Ndut saat ini telah memiliki delapan cabang, tiga di pekanbaru, satu di Tanjungpinang, dan empat cabang di Batam.

Menu andalan Ikan Bakar Pak Ndut Tanjungpinang adalah ikan bakar dengan tumis kangkung dan sambel Jawa Makassar.

"Banyak tanggapan dari pengunjung tentang citarasa ikan bakar dan sambal yang kami sajikan. Karena rasanya perpaduan rasa masakan Jawa dan Makasar. Rasanya jadi unik, pedas-pedas asam tapi enak, berbeda dengan sambal di restoran lain. Penasaran bukan ? Kunjungi segera Ikan Bakar Pak Ndut," promo Jumiati.(cw42)

Share

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...