Di Ikan Bakar Pak Ndut
TANJUNGPINANG- Ikan Bakar Pak Ndut bukan nama yang asing lagi bagi masyarakat Tanjungpinang. Ya, rumah makan dan restoran ini cukup ramai dikunjungi untuk ukuran Kota Tanjungpinang.
Jumiati, penanggung jawab Ikan Bakar Pak Ndut Tanjungpinang mengatakan, rumah makan yang terletak di Komplek Bintan Center Blok D Nomor 63-64 Tanjungpinang ini bisa menjual 9-11 kilogram ikan setiap hari. Jumlah ini tergolong banyak untuk ukuran Kota Tanjungpinang. Jumlah penjualan lebih besar lagi di Batam, karena penduduk Batam jauh lebih padat dibandingkan Tanjungpinang.
Mengingat minum kopi merupakan kebiasaan dari sebagian masyarakat Tanjungpinang, Ikan Bakar Pak Ndut buka mulai pukul 07.00 WIB, dan mula pemesanan makanan pada pukul 10.00 WIB dan tutup pada pukul 21.30 WIB.
Selain ikan bakar, rumah makan ini juga menyediakan menu lain seperti telur dadar, ikan asam pedas, dan juga ikan asam manis. Semua makanan disajikan selagi hangat, sehingga menambah selera makan pengunjung.
"Ikan yang kami gunakan merupakan ikan segar, ini andalan kami," ujar Jumiati.
Disebutkan Jumiati, Ikan Bakar Pak Ndut saat ini telah memiliki delapan cabang, tiga di pekanbaru, satu di Tanjungpinang, dan empat cabang di Batam.
Menu andalan Ikan Bakar Pak Ndut Tanjungpinang adalah ikan bakar dengan tumis kangkung dan sambel Jawa Makassar.
"Banyak tanggapan dari pengunjung tentang citarasa ikan bakar dan sambal yang kami sajikan. Karena rasanya perpaduan rasa masakan Jawa dan Makasar. Rasanya jadi unik, pedas-pedas asam tapi enak, berbeda dengan sambal di restoran lain. Penasaran bukan ? Kunjungi segera Ikan Bakar Pak Ndut," promo Jumiati.(cw42)
- Makan di Wong Cilik Dapat Hadiah LCD TV
- Bank BTN Beri Kemudahan KPR
- Spesial Ayam Kampung di RM Jawa Timur
- Dapatkan Harga Spesial di Celcius
- Aneka Menu Western
- Basko Hotel dengan Sentuhan Aerowisata
- Harris Beri Apresiasi Pada Pelanggan
- Nginap 2 Malam Gratis 1 Malam



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 