Kamis06202013

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Pasar dan Bank Cabai Merah Turun, Telur Naik

Cabai Merah Turun, Telur Naik

BATAM (HK) - Bahan kebutuhan pokok seperti cabai rawit, cabai merah, dan tomat secara perlahan terus mengalami penurunan harga. Hal ini terjadi karena telah suksesnya panen raya di sejumlah daerah penghasil.


Sebagaimana dikatakan Sulaiman, pedagang di Pasar Mitra Raya Batam Centre, Minggu (20/5). "Harga sayuran dan kebutuhan pokok seperti cabai rawit, cabai merah, tomat dan minyak goreng turun. Pasokan banyak dari daerah penghasil. Otomatis harga turun," ujarnya.

Disebutkannya, cabai rawit turun harga dari Rp22 ribu per kilogram menjadi Rp18.500 per kilogram. Cabai merah turun harga dari Rp26 ribu menjadi Rp23 ribu per kilogram. Tomat turun harga dari Rp8 ribu menjadi Rp7 ribu per kilogram. "Cabai turun secara perlahan sejak seminggu terakhir," sebutnya.

Disebutkannya, pasokan cabai rawit ke tokonya dalam sehari mencapai 25 kilogram, cabai merah dan cabai hijau 30 kilogram. Banyaknya pasokan tergantung transportasi udara.

"Kalau Batavia ada gangguan penerbangan, maka pasokan akan terganggu. Karena cabai dikirim melalui kargo Batavia," ujarnya.

Minyak goreng curah juga turun harga dari Rp11 ribu menjadi Rp10.500 per kilogram. Gula pasir cenderung normal yaitu Rp8.500 ribu per kilogram. Sedangkan telur Medan mulai naik dari Rp24 ribu menjadi Rp26 ribu per kilogram.

Sementara itu, kebutuhan pokok kategori buah-buahan mengalami kenaikan harga. Sebagaimana dikatakan Ramadhan, pedagang buah di Pasar Mitra Raya Batam Centre kemarin.

Pisang makan asal Medan naik dari Rp7 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram. Jeruk Medan naik dari Rp14-15 ribu per kilogram menjadi Rp16-17 ribu per kilogram. "Jeruk memang mahal dari daerah asal, karena belum banyak yang panen," ujarnya.

Melon hijau naik dari Rp9-10 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram. Melon kuning naik dari Rp12-13 ribu menjadi Rp13-14 ribu per kilogram.

Dikatakannya, naiknya harga jual tidak berpengaruh pada penjualan."Pembeli tetap ramai dan pasokan cukup normal," ujarnya.(cw57)

 

Share

Fokus

Dilema Gas 3 Kg, Pangkalan Liar dan Ulah Spekulan

Sabtu, 08 June 2013
Dilema Gas 3 Kg, Pangkalan Liar dan Ulah Spekulan

SEJAK program konvensi minyak tanah ke gas bergulir tahun lalu, persoalan keters...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...