Rabu12132017

Last update12:00:00 AM

Back Ekonomi Bisnis Property

Nasabah Kijang Bawa Pulang New Avanza

Pengunding Hadiah Simpedes BRI

BINTAN (HK) - Nasabah asal Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Kijang, Mohammad Kasim berhasil membawa pulang hadiah utama satu unit mobil Toyota Avanza baru, pada panen hadiah Simpedes BRI Cabang Tanjungpinang, periode semester I tahun 2016.

Gratis Biaya Renovasi di Pinangmas Residence

TANJUNGPINANG (HK) – PT Pinang Mas Residence, salah satu pengembang perumahan di Tanjungpinang menawarkan promo kepada konsumen gratis renovasi rumah. Perumahan PKP Group ini sengaja menawarkan kepada konsumen untuk terus memanjakan pembeli yang ingin memiliki rumah.

Suzuki Luncurkan New Sx4 S-CROSS

Mobil Generasi Terbaru

BATAM (HK) - PT Rodamas Makmur Motor(RMM) Dealer resmi Suzuki Indomobil, meluncurkan mobil generasi baru model crossover premium seri New Sx4 S-CROSS di Atrium shopping street, Nagoya Hill, Minggu (4/9).

Harga Jual Rumah Turun 20 Persen

JAKARTA (HK)-- Pemerintah memprediksi harga jual rumah bakal turun hingga 14-20 persen sebagai dampak dari pemangkasan regulasi mendirikan perumahan yang diatur dalam Paket Kebijakan Ekonomi XIII. Hal ini dikarenakan deregulasi mendirikan perumahan membuat biaya perizinan dapat dipangkas hingga 70 persen.

All New Toyota Calya Resmi Meluncur

BATUAMPAR (HK) - Mobil baru Toyota Calya yang masuk golongan mobil murah (LCGC) dengan penumpang 7 orang, resmi diluncurkan. Agung Toyota, dealer penjualan mobil Toyota di Batam dan Kepri secara resmi memperkenalkan All New Toyota Calya dalam Konferensi persnya di Gedung Agung Toyota Batuampar Jl Yos Sudarso, Batuampar, Sabtu (20/8).

Bunga Rumah Bersubsidi Bakal Dicabut

JAKARTA (HK)-Pemerintah bakal mencabut bunga subsidi untuk rumah bersubsidi apabila tidak ditempati atau dikosongkan selama setahun. Bunga subsidi melalui perbankan, yang semula diberlakukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), akan dicabut mengikuti bunga komersial rumah non-subsidi.

Holcim Dukung Moratorium Semen

JAKARTA (HK)- PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) menanggapi positif rencana pemerintah yang menyusun rencana pembatasan investasi atau moratorium investasi semen. Seperti diketahui, rencana pemerintah tersebut adalah respon dari kelebihan pasokan semen (over supply) yang terus terjadi hingga saat ini.

JK Dukung Produksi Kendaraan Berstandar Emisi Euro 4

JAKARTA (HK)--Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta produsen otomotif nasional untuk memproduksi mobil berteknologi standar emisi Euro 4 atau menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kadar oktan di atas 90. Produksi tersebut akan memenuhi standar internasional dan perlu agar ekspor industri otomotif diterima pasar yang semakin luas.

Tax Amnesty Dorong Realisasi Program 1 Juta Rumah

JAKARTA (HK)--Real Estate Indonesia (REI) meyakini kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) bisa mendorong berjalannya program satu juta rumah. Pasalnya, masuknya dana dari implementasi kebijakan tersebut dianggap berpotensi memperbaiki perekonomian.

Pertamax Turbo Rp8.700/Liter

JAKARTA (HK)--PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan Pertamax Turbo, Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan kadar oktan 98 di acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Peluncuran tersebut menjadikan Pertamax Turbo, BBM dengan RON tertinggi yang dilego Pertamina.

REI Batam Gelar Pameran Properti

24 Peserta Siap Ambil Bagian

BATAM (HK) - DPD Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam kembali menggelar pameran Properti REI Exspo pada 16-27 Maret 2016 di Atrium Mega Mal Batam Centre. Pameran kali ini diikuti 24 peserta diamana 14 merupakan Pengembang yang ada di Batam, sisanya merupakan pendukung.

Ikon Baru Kota Batam

Apartemen dan Ruko Superblok Meisterstadt Batam

BATAM (HK) - Global Launching Superblok Meisterstadt yang digelar oleh Pollux Habibie International pada Sabtu (30/1) di Hotel Harmoni One, Batam Center, terlihat banyak di hadiri oleh masyarakat Kota Batam.

Minat WNA Miliki Properti di Batam Minim

BATAM (HK) - Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota Batam, Djaja Roeslim mengatakan, bahwa minat Warga Negara Asing (WNA) memiliki properti di Kota Batam masih minim. Ia menilai, salah satu penyebabnya karena Peraturan Pemerintah (PP) 103 tahun 2015 tidak menguntungkan walaupun masa tenggang sampai 80 tahun.