Kamis11232017

Last update05:00:00 AM

Back Galery Galery Provinsi Kepri Tuan Rumah OSN SMP 2013

Provinsi Kepri Tuan Rumah OSN SMP 2013

Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) resmi dibuka Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Prof Dr Ir H Musliar Kasim M.S di Sekolah Harapan Utama, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (16/5).

Ajang kompetisi tahunan yang digelar Direktorat Pembinaan SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar itu diikuti oleh 393 siswa-siswi SMP, berlangsung hingga, Selasa (21/5).

Peserta lomba berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Mereka telah menjalani seleksi tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Para peserta mengikuti lomba yang terbagi dalam empat bidang yaitu Biologi, Fisika, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Tiap bidang akan diikuti oleh 99 peserta, dengan Pendamping sebanyak 132 orang guru dan 33 orang oficial.

Musliar Kasim mengungkapkan, terpilihnya Kepri sebagai tuan rumah OSN 2013 ini tentu banyak persyaratan yang harus diikuti. Sebab hampir semua provinsi yang mendaftar agar bisa menjadi tuan rumah, namun ajang nasional ini justru jatuh ke Kepri. Ini artinya Provinsi Kepri sebagai daerah maju untuk dunia pendidikan.

"Banyak daerah lain yang ingin menjadikan tempatnya sebagai perlombaan OSN tahun 2013 ini. Namun, kami melihat Provinsi Kepri sangat bagus perkembangan di dunia pendidikannya dan luar biasa,"ungkapnya.

Selain itu, Gubernur Kepri HM Sani mengatakan lomba OSN tingkat nasional ini merupakan ajang untuk meningkatkan SDM yang berkualitas. Menurutnya, untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bisa memajukan perkembangan bangsa.

"SDM yang berkualitas sangat penting, untuk melaksanakan pembangunan dan akan terus menerus dengan segala perubahan. Untuk itu, mulai sejak dini, kita harus mempersiapkan diri," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Yatim Mustafa mengatakan, OSN ini merupakan salah satu wadah bagi siswa untuk menumbuhkembangkan samangat kompetisi akdemik. Selain itu juga merupakan salah satu sarana peningkatakan mutu wajib belajar pendidikan dasar (wajar dikdas). Disamping itu, ajang untuk mencari bibit-bibit siswa berprestasi dalam bidang Matematika dan IPA serta IPS.

"OSN ini untuk meningkatkan SDM di Indonesia, agar mampu bersaing dalam era keterbukaan. Sehingga pemerintah memandang OSN ini untuk menciptakan serta meningkatkan layanan pendidikan pada jenjang SMP dan nantinya siswa-siswi yang berpotensi di bidang sains akan dibina agar dapat ikut serta dalam olimpiade tingkat internasional," kata Yatim.

OSN tingkat nasional tahun 2013 ini juga dihadiri Walikota Batam Ahmad Dahlan, Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi dan unsur muspida serta para peserta ONS SMP Se-Indonesia.

OSN ini resmi ditutup di Ballroom Hotel Golden View Batam. Pada penutupan tersebut turut hadiri Kasi Kesiswaan Direktorat Pembinaan SMP Kemendikbud Supriono, Direktorat Pembinaan SMP Kemendikbud Didik Suhardi, Kepala Disdik Provinsi Kepri Yatim Mustafa, peserta didik, guru pembimbing dan para pelatih se-Indonesia. Dan keluar sebagai juara umum OSN dari Provinsi Jawa Tengah.

Kasi Kesiswaan Direktorat Pembinaan SMP Kemendikbud Supriono mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah Provinsi Kepri atas terselenggaranya OSN tahun 2013. Kata dia, diharapkan dengan adanya OSN ini, dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan terus menerus untuk anak didik. Sementara Didik Suhardi Direktorat Pembina SMP Kemendikbud mengatakan, memberikan apresiasi terhadap peserta OSN tahun 2013 ini. Kata dia, setidaknya ada sekitar 9,7 juta siswa SMP se-Indonesia dan yang terpilih untuk mengiktui OSN tahun 2013 ialah sebanyak 396 siswa se-Indonesia.(Rusmadi/Tengku Bayu)

Share