Rabu10012014

Last update12:00:00 AM

Back News Batam 2011, Pendaftaran Haji Sistem Online

2011, Pendaftaran Haji Sistem Online

BATAM CENTRE - Kementerian Agama (Kemenag) di setiap kabupaten dan kota  di Indonesia mulai menerapkan pendaftaran haji secara online melalui Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu pada 2011 mendatang. Sistem pendaftaran haji tersebut memperbarui layanan Sistem Komputerisasi Haji (Siskohaj) sebelumnya,  di mana pendaftaran haji di tingkat kota dan kabupaten sebagian masih  dilakukan secara manual.
"Setiap pendaftar calon jemaah haji di daerah, baik di kota dan kabupaten akan tersambung langsung dengan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Kemenag Pusat. Sistem ini memberikan jaminan kepada calon jemaah haji untuk masuk dalam waiting list (daftar tunggu) Kemenag Pusat," ucap Kasi Pendaftaran dan Pembatalan Dirjen PHU Kementerian Agama, Nurhalis saat pelatihan pelayanan pendaftaran calon jemaah haji di Hotel PIH, Rabu (8/12).

Ia mengatakan, dalam sistem terbaru ini, setiap pendaftar calon jemaah haji wajib melampirkan pas foto, KTP, kartu keluarga, akte kelahiran, surat nikah dan ijazah. Kalau tidak ada berkas tersebut, paling minimal identitas diri wajib dilampirkan dengan surat keterangan RT/RW dan kelurahan.  

Dalam sistem online layanan pendaftaran haji ini, peserta juga wajib melakukan scaning jari di Kantor Kemenag kabupaten dan kota. Syarat bagi mereka yang mendaftar haji juga dibatasi minimal berumur 18 tahun.

"Sistem pelayanan pendaftaran calon haji seperti ini sangat membantu terhadap keabsahan data. Akuratnya data calon jemaah haji tentunya sangat mendukung suksesnya pelayanan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah," kata Nurhalis.

Menurutnya, pada 2009 lalu pernah ada kekeliruan akibat tidak akuratnya data calon jemaah haji. Calon jemaah haji yang diberangkatkan tidak sesuai dengan data yang diterima Siskohaj atau telah terjadi pemalsuan data. Calon jemaah haji yang berangkat tersebut meninggal di Arab Saudi dan ketika terjadi pengklaiman asuransi tidak bisa dilakukan.

"Kita tingkatkan pelayanan haji melalui sistem online ini dan kejadian itu jangan sampai terulang lagi untuk tahun berikutnya. Saya yakin sistem terbaru komputerisasi haji terpadu dapat menyelesaikan masalah itu," pungkasnya. (hk/rl)










Share

Fokus

Bunguran Barat Kecamatan Terkaya di Natuna

Sabtu, 27 September 2014
Bunguran Barat Kecamatan Terkaya di Natuna

Bunguran Barat Kecamatan Terkaya di Natuna

RANAI (HK) - Bunguran Barat merupakan ...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...