Minggu09242017

Last update05:00:00 AM

Back Karimun Pemkab Dapat 6 Unit Kapal

Pemkab Dapat 6 Unit Kapal

bantuan kapal hibahKARIMUN (HK)-Barang hibah bea Cukai kepada Pemerintah Kabupaten Karimun berupa 6 unit kapal akan digunakan untuk kepentingan umum atau operasional di wilayah hinterland Karimun. Informasi itu disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq saat ditemui di halaman Mapolres Karimun, Selasa (12/9).

"Kita dapat enam kapal dari hibahan Bea dan Cukai untuk dimanfaatkan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Karimun. Empat kapal kayu dan satu kapal Speedboat. Kapal Speedboat nantinya akan ditempatkan di bagian umum wilayah Karimun. Untuk kepentingan operasional pemerintahan, para instansi seperti TNI, dan Kepolisian untuk kepentingan patroli penyelundupan," ungkap Rafiq.

 

Misalnya, kata Rafiq, ada indikasi penyelundupan narkoba atau barang-barang berbahaya lain yang masuk ke Karimun, maka bisa digunakan boat itu. Menurut dia, boat tersebut tidak tepat diserahkan ke desa atau ke pulau karena biaya operasional boat yang menggunakan lima mesin cukup besar.

Sedangkan untuk kapal kayu Rafiq mengatakan, akan diberikan untuk pulau-pulau yang membutuhkan seperti pulau Moro dan Belat. Kapal tersebut akan digunakan untuk mengantar anak sekolah dan operasional desa.

"Boat kayu kita serahkan ke desa Moro dan ada di pulau Belat baru ada dua yang kita serahkan. Nantinya akan digunakan untuk angkutan anak sekolah dan operasional desa. Sedangkan untuk beberapa lagi harus ada yang diperbaiki karena tenggelam dan kerusakan lainnya," katanya.

Selain itu ia mengatakan, apabila ada penangkapan-penangkapan yang bisa dihabahkan kepada masyarakat berupa makanan, dan bawang pihaknya siap untuk membantu menyalurkan barang hibahan. Sedangkan untuk kapal-kapal akan dikasih kecamatan-kecamatan yang membutuhkan.

Bukan hanya kapal, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun sebelumnya juga telah menghibahkan ratusan karung bawang merah hasil tangkapan Kapal Motor (KM) Dua Bersaudara kepada Pemerintah Kabupaten Karimun ke Pemkab Karimun. Barang hibahan tersebut sudah menjadi barang milik negara (BMN).

Proses hibah barang tersebut diserahkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun Bernhard Sibarani kepada Asisten II Setdakab Karimun yang membidangi perekonomian, Sensissiana disaksikan seluruh pimpinan FKPD di Karimun.

Kepala KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun Bernhard Sibarani dalam ekspose di kantornya mengatakan, bawang merah yang dihibahkan itu rinciannya, 600 karung bawang merah dengan berat masing 9,5 kilogram ditambah 35 karung bawang merah dengan berat 15 Kg perkarung dan 14 karung cabe kering dengan berat 9 Kg perkarung.

"Nilai barang hibah ini sekitar Rp42 juta, merupakan barang milik negara tahun 2017 eks penindakan di bidang kepabeanan dan cukai. Barang ini merupakan penegahan terhadap KM Dua Bersaudara yang diduga berasal dari Batu Pahat Malaysia dengan tujuan Tanjungbatu Kundur," ungkap Bernhard. (cw58)

Share