Minggu02182018

Last update05:00:00 AM

Back Karimun Polres Luncurkan Layanan Berbasis IT

Polres Luncurkan Layanan Berbasis IT

images/stories/Berita/2018/Februari/14Februari18/11-14feb18 karimun polres luncurkan pelayanan basis it.jpgKARIMUN (HK)- Polres Karimun meluncurkan sistem pelayanan publik berbasis informasi teknologi (IT) yang bisa digunakan menggunakan android. Pelayanan itu mulai dari pendaftaran SIM online, pengaduan lalulintas, SKCK online hingga laporan kehilangan orang dan barang. Untuk mendapatkan layanan itu, cukup mencari kata kunci "Panic Button Karimun" dan "Polisi Karimun" di play store.

Pelayanan masyarakat berbasis IT tersebut secara resmi diluncurkan Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin di ruang Rupatama Mapolres Karimun, Selasa (13/2) pagi. Tiga satuan di jajaran Polres Karimun memaparkan keunggulan dalam pelayanan publik masing-masing. Satuan itu diantaranya, Satuan Lalulintas, Satuan Intelkam dan Satuan Reserse Kriminal.

 

Kasat Lantas Polres Karimun AKP Teuku Fazrial Kennedy dalam paparannya mengatakan, inovasi pelayanan publik berbasis IT di Satlantas diantaranya pendaftaran SIM online, SP2HP online, proses BST, troublespot, cek pajak, laka warriors, pengaduan lalulintas dan website satlantas. Kennedy meminta kepada masyarakat ketika menemui kendala dalam aplikasi tersebut silakan sampaikan ke Satlantas Polres Karimun.

Sementara, Kasat Intelkam Polres Karimun AKP Andi Amirwahyudi menjelaskan, di Intelkam pelayanan publik berbasis online berupa pengurusan SKCK online, surat izin keramaian dan 24 hours report atau pengaduan 24 jam. Sistem pengaduan 24 jam ini sudah lama tidak diberlakukan lagi. Biasanya, di setiap RT dan RW ada himbauan wajib lapor 1X24 jam bagi tamu yang masuk ke daerahnya.

Begitu juga, Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara mengatakan, untuk jajaran Satreskrim ada beberapa bentuk pelayanan publik berbasis IT diantaranya panic button Karimun, konsultasi hukum, SP2HP online dan public complain online. Menurut dia, seluruh masyarakat bisa langsung mengakses dan mengetahui tahapan penyidikan dan juga bisa konsutasi masalah hukum.

Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin menjelaskan, keunggulan dari pelayanan masyarakat berbasis IT tersebut diantaranya adalah untuk memangkas birokrasi dan menutup terjadinya pungutan liar (pungli). Dengan adanya aplikasi ini, masyarakat cukup hanya dengan mendownload aplikasi Poka (Polres Karimun) atau Panic Button di playstore, maka akan langsung muncul di layar android mereka.

"Jika aplikasi itu sudah muncul, maka masyarakat hanya tinggal mencari menu-menu yang mereka inginkan. Misalnya, mereka ingin mendaftar SIM secara online hanya tinggal mengklik nya saja. Begitu juga untuk mencari layanan lain juga tinggal mencari menu yang tersedia. Layanan berbasis IT ini diberikan secara gratis kepada masyarakat Karimun," terang Kapolres.

Kata Kapolres, inovasi layanan publik berbasis IT ini baru saja diluncurkan. Tentu saja, inovasi ini masih jauh dari kesempurnaan. Kendati begitu, pihaknya masih akan terus melakukan pembenahan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Karimun. Jika memang ke depannya ada hal yang perlu dibenahi, maka secepatnya akan dilakukan perbaikan. (ham)

Share