Rabu12132017

Last update12:00:00 AM

Back Lingga Wali Murid Pertanyakan Dana Sekolah Gratis

Wali Murid Pertanyakan Dana Sekolah Gratis

LINGGA (HK)- Sejumlah wali murid SD dan SMP di Kabupaten Lingga mempertanyakan  program masuk sekolah gratis di tingkat SD dan SMP se-Kabupaten. Pasalnya, sudah masuk tahun ajaran baru, wali murid belum terima kejelasan masuk sekolah gratis yang dicanangkan pemerintah sebelumnya.
Terkait hal ini, Kasi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter di Disdik Lingga, Supardi mengakui memang sedikit terlambat. Sejumlah proses harus ditempuh pihaknya untuk mencairkan anggaran tersebut, salah satunya membuat rekening sekolah dan mengumpulkan data jumlah siswa.

"Pencairan dana butuh proses. Kita mengumpulkan data siswa baru. Pencairan juga butuh rekening. Kendalanya itu disitu," ujar Supardi dijumpai di ruang kerjanya, Senin (11/9).

Kemudian dalam pengumpulan data, kata Supardi, penghitungan jumlah siswa sangat memakan waktu. Satu sekolah saja tidak masuk dalam data pihak Disdik, maka Disdik tidak mencairkan anggaran tersebut. "Jika ada yang tidak mengumpulkan data itu menjadi kendala dan semuanya terkendala," papar dia.

Saat ini, semua proses itu telah dilalui. Pihaknya telah mentransfer sejumlah uang yang dibutuhkan di sejumlah sekolah setingkat SD dan SMP yang ada di Kabupaten Lingga pada rekening sekolah masing-masing.

"Sekarang dah cair, tergantung apa sudah diambil sekolah atau belum. Tapi yang jelas sudah ditransfer semua ke rekening sekolah masing-masing pada minggu kemarin. Kalau tak salah hari Rabu," lanjut dia.

Dalam hal ini, pihaknya sebagai penyedia program sekolah gratis tidak lagi bergantung pada anggaran tersebut. Yang pasti, saat ini semua anggaran yang dibutuhkan untuk bantuan ke siswa sudah diserahkan lewat rekening sekolah masing-masing.

"Jika masih ada yang terlambat itu kebijakan sekolah terkait, apakah meraka beli dulu seragam siswa memakai uang sekolah lalu diganti atau mereka menunggu uang dari kami. Tapi yang jelas kami sudah mentransfer itu semua. Itu kalau untuk siswa SMP Rp1.050.0000 persiswa. Kalau untuk siswa SD Rp650 persiswa," terang dia.

Sebelumnya, oleh Disdik Lingga, program ini dibuat untuk menarik minat bersekolah bagi anak-anak di Kabupaten Lingga, dan sekaligus menjawab kelemahan ekonomi orang tua yang kesulitan membiayai pendidikan anaknya.

"Anggaran sudah kami sediakan sekitar Rp3 Miliar lebih," kata Kepala Disdik Lingga, Kasiman beberapa waktu lalu.(put)

Share