Minggu09242017

Last update05:00:00 AM

Back Lingga Jadi Entreprenuer, Ciptakan Lapangan Kerja

Jadi Entreprenuer, Ciptakan Lapangan Kerja

Kuliah Perdana Diploma IPB di Lingga

LINGGA (HK)- Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengajak generasi Kepri untuk menumbuhkembangkan jiwa entrprenuer. Mereka tidak lagi mencari kerja, tapi sudah mulai menciptakan lapangan kerja.
"Ubahlah mindset, jangan berpikir nak jadi honor-honor saja," kata Nurdin saat memberi materi pada Kuliah Perdana Diploma I Pertanian dan Peternakan IPB Sub Kampus Lingga Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Gedung Nasional, Dabo Singkep, Senin (11/9) petang.

Gubernur menyambut baik dibukanya pendidikan diploma satu pertanian dan peternakan IPB di Lingga ini. Apalagi seperti dijelaskan pihak Institut Pertanian Bogor (IPB), ini adalah pendidikan vokasi yang peserta didiknya harus memiliki ketrampilan. Bagi mahasiswanya yang tidak memiliki kemampuan, dipastikan tidak akan lulus.

Nurdin menegaskan, untuk pasar sektor pertanian dan peternakan, sudah tersedia di Kepri. Batam, Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun menjadi salah satu pasar untuk sektor ini. Demikian juga Anambas dan Natuna. Pemerintah selalu mendorong dari segi infrastruktur.

Nurdin membandingkan dengan Singapura yang memanfaatkan teknologi untuk beberapa produk pertanian mereka. Sementara, beberapa wilayah Kepri, seperti Lingga, yang dianugerahi alam nan subur harus bisa dimanfaatkan untuk pertanian dan peternakan.

"Kita pun jangan seperti dulu, main tanam saja. Harus ada teknologinya," kata Nurdin. Menurut Nurdin, 105 mahasiswa Diploma 1 IPB ini harus bersyukur dengan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Dari limaratusan kabupaten kota se-Indonesia, IPB hanya bekerja sama dengan empat daerah saja.

"Sekarang ini IPB yang datang ke kampung kita. Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jadilah yang terbaik," kata mantan Bupati Karimun dua periode ini. Nurdin berharap tiap daerah di Kepri ke depannya lebih baik dan semakin baik. Dia mengaku bangga dengan program dan terobosan yang dilakukan bupati dan wali kota untuk kepentingan masyarakat.

Karena itu Nurdin mengajak generasi muda memberi kontribusi nyata untun provinsi ini. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat penting. Sikap sak wasangka dan saling curiga haruslah dihilangkan. "Yang sedikit ini jika ditekuni akan memberi hasil yang besar," kata Nurdin.

Selain dihadiri 105 mahasiswa, hadir juga tim pengajar dari IPB. Tampkanjuga Bupati Lingga Alias Wello yang begitu fokus dan serius dengan program pertanian dan peternakan ini. Beberapa orang tua wali para mahasiswa juga ikut hadir, bersama FKPD Kabupaten Lingga.

Bupati Alias Wello memang berkomitmen kuat untuk terus menata sumber daya manusia Kabupaten Lingga. Apalagi, emoat tahun ke depan pihaknya masih dengan program prioritas pertanian perternakan perikanan dan pariwisata tanpa mengurangi layanan pendidikan dan kesehatan.

"Memang hasilnya tak seketika. Karena ini ivestasi strategis untuk SDM. Kita berharap terus lahir SDM yang handal untuk Kabupaten Lingga di sektor prioritas," kata Alias Wello. Wello memang ingin program ini berkesinambungan. Malah dia terobsesi muncul pendidikan seperti politeknik untuk sektor-sektor itu.

Sebanyak 105 mahasiswa ini diharap Wello, benar-benar memanfaatkan kesempatan ini. Walaupun gratis, jangan menjalani dengan setengah hati. Usai memberi kuliah perdana, Gubernur, Bupati dan pihak IPB meresmikan operasional kampus di Jalan Dewa Ruci, Lapangan Bola, Dabo Singkep. (r/and)

Share