Sabtu09232017

Last update05:00:00 AM

Back Lingga Warga Pongok Belum Faham Penggunaan Jamkesmas

Warga Pongok Belum Faham Penggunaan Jamkesmas

LINGGA (HK)- Sejumlah masyarakat Pulau Pongok Desa Penaah, masih belum faham dan mengerti penggunaan kartu Jamkesmas untuk berobat. Hal itu dikarenakan sebagian masyarakat Suku Laut  belum bisa tulis baca.
Berdasarkan penelusuran Haluan Kepri, salah seorang masyarakat Pongok, Tina baru-baru ini berobat di Puskesmas Pancur. Bahkan ia pernah rawat inap di Puskesmas tersebut selama lima hari karena menderita sesak nafas.

Sayangnya, Jamkesmas yang ia miliki tidak dipergunakan untuk meringankan beban pemgobatannya di Puskesmas tersebut.

Salah seorang anak Tina, Teresa mengakui bahwa baru-baru ini ia telah mengeluarkan biaya perawatan sekaligus pengobatan ibunya di Puskesmas Pancur. Oa merogoh kocek Rp680 ribu beban pengobatan dan perawatan selama di sana.

"Karena ibu saya sakit, saya pulang dari Batam. Dan biaya pengobatan yang harus ditanggung selama lima hari Rp680 ribu," ujar Teresa, Kamis (16/2).

Dikatakan Teresa, ia awalnya belum tahu kalau ibunya memiliki kartu Jamkesmas. Maka setelah pulang berobat, ia mengetahui kalau ibunya memiliki kartu Jamkesmas. "Ternyata ketika saya cek di rumah kartu Jamkesmasnya ada," imbuh Teresa.

Ketika diketahui ada kartu Jamkesmas milik ibunya, Teresa berharap kartu tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya. "Saya berharap kartu Jankesmas ini dapat digunakan sebagaimana mestinya. Apakah ini dapat digunakan ya. Baru satu hati setelah ibu keluar dari Puskesmas," imbuhnya.

Di tempat yang sama, RT 11 Dusun Pongok Muha, mengatakan bahwa di Pongok masih banyak pemilik kartu Jamkesmas dari pemerintah. "Memang masyarakat kami masih banyak yang belum memgerti menggunakan kartu Jamkesmas untuk berobat. Karena terkendala sebagian mereka belum bisa baca tulis," ujarnya.

Selaku RT, ia tidak bisa berbuat banyak. Namun ia berharap pemerintah dan instansi terkait memberikan sosialisasi penggunaan kartu Jamkesmas.

"Saya berharap disosialisasikan lagi. Agar masyarakat mengerti dan faham penggunaan kartu Jamkesmas. Saya harap juga tim buta aksara dapat membimbing masyarakay Pongok agar bisa tulis baca. KTP dan KK mereka punya," imbuhnya.(put)

Share