Jumat10242014

Last update12:00:00 AM

Back Meranti AKBP Zahwani Jabat Kapolres Meranti

AKBP Zahwani Jabat Kapolres Meranti

Titik Kerawanan Perlu Diantisipasi

SELATPANJANG (HK)  - AKBP Zahwani Pandra Arsyad  dan Wakapolres, Kompol STP Manulang dipercaya memegang jabatan sementara (Pjs) Kapolres dan Wakapolres Kepulauan Meranti. Jabatan Pjs ini langsung diserahkan Kapolda Riau, Brigjen Pol Condro Kirono saat  peresmian operasional Polres Kepulauan Meranti di Selatpanjang, Sabtu (17/8) lalu.
Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir.  Ketua DPRD Meranti  Hafizoh, unsur Forkopinda, para Kepala SKPD, Tokoh Masyarakat dan agama, pejabat utama Polda Riau, Ketua Bhayangkari daerah Riau dan undangan lainnya.

Pada kesempatan itu Condro mengatakan, untuk tahap awal personil permanen Polres Kepulauan Meranti akan dikirim sebanyak 172 orang. Dimana sebagian besarnya adalah lulusan terbaru Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru pada bulan oktober tahun ini.

“Menyangkut DIPA APBN guna mendukung operasional Polres Kepulauan Meranti akan diusulkan pada tahun 2013 ini untuk masuk dalam pelaksanaan tahun anggaran 2014 mendatang,” ujaranya.

Sebagai daerah yang baru mulai membangun, kata dia faktor keamanan merupakan hal yang sangat esensial. Jika keamanan terjamin, maka pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti akan dapat berjalan dengan lancar.  Kapolda mengatakan, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan pemekaran dari Kabupaten Bengkalis dengan tujuan utama untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Sebagai daerah yang terletak pada bagian paling luar Provinsi Riau, daerah ini tidak hanya merupakan jalur lintas antar provinsi, tapi juga antar negara (Malaysia dan Singapura).

“Karena letak antara kawasan yang satu dengan yang lain saling berdekatan, maka pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Kabupaten Kepulauan Meranti diyakini akan meningkat diwaktu-waktu mendatang,” katanya.

Menurutnya, bila dilihat dari kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Meranti, ungkap Kapolda, di daerah ini terdapat beberapa kerawanan yang perlu segera diantisipasi, seperti pada bidang Politik yaitu permasalahan batas wilayah antara Kabupaten yang berbatasan dan agenda Pemilihan Gubernur Riau periode 2013 - 2018. Pada bidang Keamanan, meliputi permasalahan hak pengolahan lahan antara masyarakat dengan perusahaan. Apabila hal ini dibiarkan lebih lama, maka akan terjadi konflik horizontal antara masyarakat dengan perusahaan. Termasuk kerawanan kasus illegal fishing, illegal logging dan illegal trading.

Peresmian operasional Polres Kepulauan Meranti merupakan momen yang penting bagi masyarakat daerah ini pada umumnya dan Kepolisian Daerah Riau pada khususnya. Hal ini juga dari Keputusan Kapolri Nomor: KEP/268/IV/2013 tanggal 26 April 2013 tentang pembentukan Polres ini, merupakan langkah yang tepat untuk memenuhi tuntutan dan harapan masyarakat akan terjaminnya rasa aman. (rus)

Share