Rabu09202017

Last update05:00:00 AM

Back Meranti Kualitas SDM Masih Rendah

Kualitas SDM Masih Rendah

SELATPANJANG (HK) -Rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta kurang baiknya komunikasi antar pejabat terkait, diyakini menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya capaian realisasi resapan anggaran maupun fisik pada ABPD 2014 di seluruh SKPD yang ada di jajaran Pemkab Meranti.
Hal ini disampaikan Bambang Supriyanto selaku Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD)  Kabupaten Kepulauan Meranti pada rapat evaluasi APBD 2014, belum lama ini.

“Berdasarkan data yang kita terima dari masing masing SKPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, sedikitnya masih ada 4 SKPD hingga pada triwulan ke dua ini,yakni terhitung per 6 Agustus 2014, belum menyampaikan laporan realisasi resapan anggaran mereka. Artinya serapan realisasi APBD dari masing-masing SKPD tersebut masih 0 persen. Adapun realisasi serapan masih nol persen tersebut antara lain, bagian umum, bagian kesra, pemerintah Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Pemerintah Kecamatan Rangsang Pesisir, serta Pemerintah Kecamatan Rangsang Pesisir,”ungkap Bambang.

Sementara Asisiten II Suhendri dalam kesempatan itu menyampaikan kekesalannya kepada para Satker yang lambat atau belum menyampaikan laporan realisasi fisik dan keuangan sampai triwulan kedua ini.

Suhendri minta agar Satker yang masih belum memberikan laporan realisasi resapan anggarannya itu agar segera melakukan evaluasi kinerja mereka.

Sehingga laporan mereka bisa segera disampaikan, apa kendala yang dihadapi juga tolong dituntaskan. Diharapkan kepada pimpinan satker tersebut agar menjalankan tugas dan perannya dengan baik. Kedepan tidak berpengaruh pada penetapan WTP dari BPK, maka diharapkan persoalan ini agar segera diselesaikan.

Sebab Hal ini juga menyangkut masalah kinerja Bupati Kepulauan Meranti secara umum. Sebagaimana kita akui lanjut Suhendri, daerah kita ini adalah daerah yang baru dimekarkan dimana usianya baru memasuki tahun ke 5,

Dan pokok permasalahan daerah yang baru dimekarkan salah satunya adalah masih rendahnya kualitas sumber daya manusia yang tersedia.

Disamping itu juga tidak kita pungkiri soal kurang bagus dan maksimalnya pejabat yang ada dalam menjalin komunikasi antar instasi guna menggesa realisasi pelaksanaan program pembangunan itu,”sebutnya (hmg)

Share