Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

Back Natuna Pelabuhan Penagi Mendesak Dibangun

Pelabuhan Penagi Mendesak Dibangun

NATUNA (HK) - Peningkatan kapasitas Pelabuhan Penagi dinilai sudah mendesak karena aktifitas pelabuhan yang ada di kota Ranai itu kian hari semakin padat.
Keinginan itu merupakan tuntutan masyarakat dan pengusaha serta kondisi pesatnya pembangunan. Selama ini kapal-kapal pengangkut baik orang mau pun barang menumpuk hingga berhari-hari yang berdampak pada terjadinya keterlambatan barang.

"Kita inginnya proses bongkar muat di Pelabuhan Penagi bisa lebih cepat, dan tidak perlu lagi adanya antrian sandar yang lama," kata Acen salah seorang pengusaha asal Natuna di Pelabuhan Penagi, Kemarin.

Sekarang ini menurut Acen, keterlambatan penyaluran bahan-bahan logistik seperti mie instan dan lain sebagainya, harus bergantian menunggu kapal yang sedang bongkar muat. "Pelabuhan penagi sangat kecil jadi kalau kapal datang yang lebih dulu yang bisa bongkar muat, sedangkan yang baru datang harus menunggu sehari sampai dua hari baru bisa bongkar muat," ungkapnya.

Apalagi dahulu pak Gubernur Nurdin Basirun masih menjabat Wakil Gubernur pernah meninjau langsung pelabuhan Penagi dan pernah menyampaikan pelabuhan itu akan segera diperlebar dan diperpanjang.

"Kita dulu sekitar tahun 2014 lalu, pak wakil Gubernur Nurdin pernah bilang akan segera membangun pelabuhan penagi menjadi satu dengan pelabuhan rakyat penagi, namun sampai sekarang belum terlihat pembangunannya," paparnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna Iskandar DJ menegaskan untuk proses perpanjangan pelabuhan penagi akan dilaksanakan pada tahun 2018 nanti. Dikatakannya, pelabuhan penagi rencananya akan menjadi pelabuhan sentral perekonomian dengan sekala menengah yang menampung kapal dibawah 1500 Gross Ton (GT).

"Pelabuhan penagi menjadi sentral perekonomian kedua setelah pelabuhan selat lampa. Dan rencananya pada tahun 2018 nanti pelabuhan ini akan diperpanjang sampai kepelantar kampung tua penagi,"kata Iskandar dikantornya. Kemarin.

Pengembangan pelabuhan tersebut di anggap sangat perlu sekali, mengingat Natuna sebagai daerah maritim yang minim akan pelabuhan berkapasitas basar. Disamping itu, dengan aktifitas bongkar muat barang di pelabuhan tersebut cukup ramai.

"Kita telah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan terkait pengembangan di empat pelabuhan di Natuna sebagai sentra penggerak ekonomi rakyat," kata Iskandar. (fat)

Share