Kamis11232017

Last update05:00:00 AM

Back Natuna Kades Tanjung Tertangkap OTT

Kades Tanjung Tertangkap OTT

Terima Uang Rp500 Ribu

tersangka pungliNATUNA (HK) - Kepala Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna berinisial MS (40) ditangkap polisi setempat dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT), Sabtu (9/9).

MS ditangkap saat sedang menerima uang suap Rp500 ribu di sebuah warung. Uang yang diterima itu hasil pengurusan surat-menyurat tanah di Desa Tanjung dan merupakan sisa uang yang telah disepakati sebesar Rp2 juta. Sebelumnya oknum Kades itu telah menerima uang Rp1,5 juta.

"Kita berhasil OTT dan telah mengamankan seorang pejabat desa Tanjung berinisial MS, ketika menerima sisa uang Rp 500ribu hasil pengurusan tanah, yang sebelumnya sudah terlebih dulu dibayar sebesar Rp1,5 juta," kata Kapolres Natuna AKBP Charles, Minggu (10/9).

Kata Charles,  penangkapan oknum itu berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan akan ada transaksi uang untuk kepengurusan surat-surat tanah di daerah Tanjung.

"Tanpa menunggu lama, satgas Saber Pungli kita perintahkan untuk segera turun langsung ke lapangan agar melakukan pengintaian dan berhasil menangkap Oknum Kades di sebuah warung Wilayah Pantai Tanjung. Oknum itu tidak bisa berkilah lagi karena tertangkap tangan menerima uang dari salah satu masyarakat," ungkapnya.

Senada disampaikan Kasat Reskrim Polres Natuna, AKP Komarudin. Ia mengatakan tersangka sendiri mengaku uang yang diterima tersebut hasil dari kepengurusan tanah dengan nilai tanah Rp20 juta dan tersangka meminta dari hasil pengurusan itu sebesar 10 persen.

"Dari pengakuan tersangka sendiri, dirinya baru pertama kali melakukan hal seperti itu, dengan alasan untuk biaya operasional kantor. Tersangka saat ini masih kita amankan, kegiatan tersebut sudah ada permintaan dari tersangka sebanyak 10 persen. Barang bukti yang kita amankan uang sebesar Rp500ribu dan HP yang digunakan tersangka," paparnya.

Komar yang juga Ketua Satgas Saber Pungli mengatakan, dari proses penanganan Saber Pungli sudah ada 4 perkara, 3 diantaranya belum memenuhi peryaratan dan hanya baru kali ini proses penangkapan memenuhi persyaratan dalam OTT.

"Selama ini penanganan terkait Saber Pungli Polres Natuna telah mengungkap sebanyak 4 perkara, dan baru perkara ini yang bisa ditingkatkan penyidikan. Untuk tersangka kita kenakan Undang-Undang Tipikor dengan ancaman 5 tahun penjara," tandasnya. (fat).

 

Share