Sabtu11182017

Last update05:00:00 AM

Back Natuna Harga Ikan dan Sayuran di Pasar Ranai Stabil

Harga Ikan dan Sayuran di Pasar Ranai Stabil

NATUNA (HK) - Sejak sepekan terakhir harga jual bahan pangan dipasar Ranai mengalami penurunan yang cukup signifikan. Harga yang mengalami penurunan yaitu harga ikan.
Agustini, pedagang ikan di Pasar Ranai menjelaskan, sebelumnya harga ikan masih terbilang stabil, namun sejak seminggu terakhir ini mengalami penurunan karena jumlah ikan yang dijual cukup banyak.

"Pada minggu sebelumnya harga masih kisaran Rp65 ribu perekor, sejak banyaknya ikan yang masuk di Pasar Ranai sekarang jadi turun sampai Rp45 ribu perekor," kata Agustini saat menawarkan ikan kepada konsumen, Jumat (20/10).

Saat ini, bisa dikatakan jumlah ikan masih banyak, hal ini dikarenakan musim utara terhitung masih lemah. Biasanya musim utara pada awal oktober sudah mulai datang.

"Sekarang ini musim utara belum parah, makanya ikan banyak. Kalau sudah masuk nanti pasti ikan jarang,dan harganya pun mahal. Hal ini karena banyak nelayan lebih memilih menaikkan kapalnya kedarat," jelasnya.

Menurutnya, jika musim utara tiba biasanya harga-harga bahan pokok melonjak naik. Karena hampir rata-rata pasokan sembako untuk natuna didatangkan dari luar. "Kalau sudah datang musim utara pasti banyak barang yang putus dan tidak ada dijual dipasaran. Dan menunggu kapal yang datang dari luar daerah. Hal ini sudah biasa terjadi dikala musim utara tiba," tandasnya.

Kuatman, pedagang telor  mengatakan, saat ini kesedian telur di pasar cukup stabil sampai menjelang musim utara tiba.

"Kalau telor saat ini masih aman, dan harganya masih stabil. Untuk harga 30 butir seharga Rp. 40ribu perpapan. Sebelumnya mengalami kenaikan sampai Rp45 ribu perpapan. Namun jika musim utara tiba, harga bisa merangkak naik," paparnya.

Sementara pedagang sayur mayur dipasar ranai, Ibu manik menjelaskan sekarang ini harga sayur mayur masih stabil. Harga sayur akan mengalami kenaikan pada saat masuk musim utara nanti, kelangkaan akan terjadi untuk sayur seperti kembang kol, kentang, dan wortel.

"Biasanya kalau musim utara datang, yang mengalami kelangkaan bahan kiriman dari luar daerah. Tapi sekarang cukup lancar karena adanya tol laut," pungkasnya.(fat)

Share