Sabtu05252013

Last update12:00:00 AM

Back News Batam November, BBM Subsidi Habis

November, BBM Subsidi Habis

Over Distribusi

BATAM CENTRE (HK) - Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diperdiksi akan habis pada bulan November 2012. Hal itu lantaran telah terjadi over distribusi, khususnya untuk jenis premium.

Oleh: Armat Juang, Liputan Batam

"Secara hitung-hitungan di atas kertas, dengan distribusi yang telah berjalan untuk kuota BBM bersubsi pada bulan November akan habis. Bukan saja di Kepri tapi juga nasional," kata Sales Are Manager Fuel Retail Marketing Kepri Pertamina, I Ketut Permadi Aryakumara kepada wartawan di i Hotel, Nagoya, Jumat (13/7).

Menurut dia, untuk distribusi BBM di Provinsi Kepri pada bulan berjalan hingga Juni telah terjadi over kuota yang telah didistribusikan. Untuk BBM subsidi jenis premium, telah terjadi over sekitar 20 persen dari yang seharusnya. Sedangkan solar hampir mendekati kuota yang telah ditetapkan atau masih sesuai.

"Untuk Batam sendiri over BBM subsidi jenis premiumnya di atas 20 persen. Namun untuk solar masi belum begitu over," katanya.

Saat ini, kata I Ketut, Pertamina masih melakukan pendistribusian kepada masyarakat sesuai permintaan, tidak ada pengurangan kuota. Kata dia, peningkatan permintaan di masyarakat bisa dilihat dengan pertumbuhan kendaraan baik di darat maupun transportasi laut antar pulau. Kondisi itu membuat terjadi peningkatan komsumsi BBM yang cukup signifikan.

Secara nasional, kata I Ketut, untuk kuota dari APBN ke APBN Perubahan memang terjadi penambahan. Namun, jika dibandingkan dengan realisasi dari tahun lalu 2011, maka kuota tahun ini masih lebih kecil. Karena itu, tidak bisa dikatakan terjadi penambahan kuota.

"Dari kuota awal APBN yang sekarang di APBN-P 2012 terjadi penambah sebesar 10 persen,"  terangnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kota Batam, Ahmad Hijazi mengatakan, tahun 2012 Batam mendapat tambahan kuota untuk BBM jenis premium.

Jika sebelumnya kuota BBM untuk Kota Batam sebesar 135.352 kiloliter, bertambah menjadi 160 ribu kiloliter. Namun, jumlah itu tetap masih lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 186 ribu kiloliter. Sedangkan untuk BBM jenis solar, tidak ada penambahan kuota.

Kelangkaan di Karimun

Sementara itu, terkait kelangkaan BBM di Kabupaten Tanjungbalai Karimun, menurut I Ketut Permadi, hanya bersifat sementara. Kelangkaan terjadi karena ada sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya kerlambatnya pasokan BBM masuk ke SPBU.

Kata dia, Pertamina berencana menambah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Saat ini, di daerah itu hanya ada satu SPBU yang melayani masyarakat. Kemungkinan tahun 2013 mendatang SPBU baru sudah hadir di sana.

"Saat ini baru ada satu saja SPBU di sana. Sementara, tidak ada depot juga di Karimun. Kondisi itu, kalau ada kendala dalam pengiriman di laut, maka bisa dipastikan semuanya pasti akan terganggu untuk pasokan BBM," terangnya.

Sedangkan untuk kuota premiun di Karimun, kata I Ketut, telah  terjadi over sebesar 15 persen, begitu pula dengan solar. Katanya, hal itu karena banyak dipotong dari realisasi dari tahun sebelumnya.

Share

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...