BATAM (HK)-Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membagikan 15.038 paket sembako murah bagi warga miskin di seluruh Provinsi Kepri. Paket sembako murah itu terdiri dari 10 kilogram (kg) beras, 1 kg gula pasir dan satu liter minyak goreng.
Kepala Cabang Jamsostek Batam II Ikeda HK yang ditemui usai acara pembagian sembako murah untuk para tenaga harian lepas (THL) Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Batam dan penggali parit dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam, Sabtu (14/7), mengatakan, pembagian paket sembako murah ini merupakan upaya Kementerian BUMN untuk membantu meringankan bebas masyarakat kurang mampu. Ia mengatakan, dana untuk program ini diambil dari dana corporate social responsibility (CSR) BUMN-BUMN yang beroperasi di Kepri.
Menurut dia, ada 17 dari total 34 BUMN yang beroperasi di Kepri. Untuk Kepri, Kementerian BUMN menunjuk Jamsostek sebagai koordinator pembina untuk menjalankan program ini. "Paket sembako untuk Kepri sebanyak 15.038 dengan total nilai Rp1.714.285.714," terang Ikeda.
Paket sembako itu dibagikan secara proporsional ke seluruh kabupaten/kota di Kepri dengan melihat jumlah penduduk miskinnya. Kota Batam memperoleh paket sembako terbanyak, yakni 5.236 paket, Kota Tanjungpinang 1.570 paket, Kabupaten Bintan 1.877 paket, Lingga 1.683 paket, Karimun 2.275 paket, Natuna 1.285 paket, dan Anambas 1.112 paket.
Lebih lanjut Ikeda menyatakan pembagian paket sembako gratis ini dilakukan dengan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepri, pemerintah kabupaten/kota dan Kadin Kepri. "Acara ini merupakan sinergi antara BUMN, Pemprov Kepri dan seluruh kabupaten kota serta Kadin kepri," terang Ikeda.
Sementara itu, Asisten Perekonomian Provinsi Kepri Amhar Ismail dalam sambutannya saat pembagian paket sembako kemarin, mengatakan, kegiatan yang dilakukan BUMN ini sangat baik dan perlu didukung. Ia menyatakan, pembagian paket sembako yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh BUMN dan melibatkan pemerintah dan Kadin ini merupakan sebuah terobosan baru. "Jika sebelumnya, BUMN membagikan CSR dan PKBL-nya untuk lingkungan sekitar, untuk tahun ini dibagikan secara serentak oleh seluruh BUMN yang ada. Dan ini untuk pertama kalinya. Ini acara sangat baik," kata dia.
Amat Tantoso mengatakan, sembako yang dibagikan memiliki kualitas yang sangat tinggi. Harga normal setiap paket sebesar Rp114 ribu, tetapi setelah mendapat subsidi dari BUMN, maka warga kurang mampu hanya membayar Rp35 ribu. Peran Kadin dalam kegiatan ini, kata dia, hanya untuk memfasilitasi mulai mencari bahan sembako hingga ke pembagiannya. "Karena Kadin memiliki jaringan dengan para pengusaha-pengusaha yang ada, seperti distributor. Dimana, kita bekerja sama dengan BUMN untuk memfasilitasi pembagian ini. Sehingga dengan demikian, diyakinkan beras yang dibagikan sangat bagus," ujar Amat.
Acara pembagian sembako kemarin dihadiri oleh Wakil Walikota Batam Rudi SE dan jajaran pimpinan BUMN yang ada di Kepri. Sembako dibagikan kepada 582 THL DKP dan 50 penggali parit. Mereka mendapatkan sembako secara gratis tanpa membayar Rp35 ribu karena dibayarkan oleh DKP. (cw56)Share
BUMN Bagikan 15.038 Paket Sembako
- Minggu, 15 July 2012 00:00



Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 
