BATAM (HK)-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengungkapkan, hingga saat ini kementerian yang dipimpinnya sudah memblokir sekitar satu juta situs porno untuk mencegah para pengguna internet membuka dan mengakses situs esek-esek itu. Menurut Tifatul, masih banyak lagi situs porno yang belum ditutup.
Oleh: Nana Marlina, Liputan Batam
"Ada satu juta yang diblokir," kata Tifatul usai menyerahkan dua unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) kepada Gubernur Kepri HM Sani di Asrama Haji Batam Centre, Sabtu (11/8).
Tifatul menyebutkan ada sekitar lima miliar situs aktif di dunia saat ini dan pihaknya memiliki keterbatasan untuk memelototi dan mengawasi seluruh situs itu setiap hari. "Kami tidak bisa mempelototi satu per satu tiap hari," katanya.
Oleh karena itu, kata Tifatul, para pengguna internet harus bijak memperhatikan mana laman yang bermanfaat, dan mana yang kurang bermanfaat dari ilmu dan teknologi itu.
Tifatul mengatakan akan menindak tegas setiap situs yang kedapatan memiliki konten porno. Namun, ia mengakui belum bisa bekerja maksimal mengingat banyaknya situs yang aktif di dunia maya. "Kalau situs, kami punya hak untuk menindak. Kami blokir semua yang porno," tandasnya.
Sejak kebijakan pemblokiran situs porno dilakukan pemerintah, lanjut dia, konten berisi pornografi di dunia maya semakin berkurang. "Kalau sekarang film atau video pornografi sudah sulit mengaksesnya, kalau foto porno memang belum terlalu optimal, tetapi ke depan akan terus kita tingkatkan," kata Tifatul.
Sebelumnya, Direktur Bisnis Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Azhar Hasyim mengatakan rata-rata memblokir 100 situs per hari dan tidak terdapat situs pornografi berdomain .id (Indonesia-red).
Kementerian Komunikasi dan Informatika, menurut Azhar, berencana berkoordinasi dengan perusahaan situs pencari di internet, Google, terkait penggunaan kata-kata kunci yang umum dipakai situs-situs pornografi. "Kami belum melakukan pembicaraan dengan Google, tapi dengan Youtube sudah," kata Azhar.
Azhar menjelaskan Kemkominfo tidak sepenuhnya berkapasitas menutup situs-situs mengandung pornografi berdomain .com karena tidak terdaftar di Indonesia. Kemkominfo menerima pengaduan situs-situs pornografi dan sarana kontrol teknologi dunia siber kepada masyarakat melalui kanal trustpositif.kominfo.go.id.
Batam Peroleh 2 MPLIK
Dua unit MPLIK yang diserahkan Tifatul merupakan bagian dari total 14 unit MPLIK yang diperoleh Provinsi Kepri dari Kemkominfo. Secara nasional, Kemkominfo akan membagikan 2.010 MPLIK yang akan dibagikan ke seluruh provinsi di Indonesia secara bertahap hingga 2014 mendatang.
Dua unit MPLIK yang diserahkan Tifatul kepada Gubernur Kepri HM Sani diperuntukkan bagi Kota Batam. Oleh karenanya, begitu menerima kedua unit MPLIK itu, Sani kemudian menyerahkannya kepada Walikota Batam Ahmad Dahlan yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam M Syuzairi.
Selain MPLIK, pemerintah juga telah menyediakan 5.487 unit Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) sesuai jumlah kecamatan di seluruh Indonesia. Adapun MPLIK, dari 2010 unit yang ditargetkan telah dibagikan sebanyak 1.800 unit. "Dari 2.010 program MPLIK, sudah tersalurkan sebanyak 1.800, sisanya akan terus diadakan dan disalurkan hingga 2014. Perlu diketahui, pengadaan infrastruktur MPLIK memang dilakukan oleh pemerintah, tetapi untuk pengelolaan dilakukan oleh swasta. Artinya, apabila masyarakat ingin menggunakan tetap membayar untuk biaya pengelolaan. Kita batasi biayanya antara Rp1.000-3.000 per jam," ujar Tifatul.
Menurut Tifatul, pemberian PLIK dan MPLIK dimaksudkan untuk memberikan layanan komunikasi kepada masyarakat di seluruh Indonesia. Dengan layanan komunikasi yang cepat diharapkan perkembangan daerah lebih cepat.
MPLIK dilengkapi televisi dan laptop dan antena parabola untuk mengakses informasi. Perangkat ini bisa digunakan untuk teleconference. Dikatakannya, hampir 94 persen wilayah Indonesia telah tercover signal handphone, namun begitu masih ada 6 persen lagi yang masih belum tercover, termasuk di daerah perbatasan.
"Akses informasi di sebagian besar wilayah Indonesia sudah sangat baik. Tinggal kita tingkatkan, sehingga kualitas masyarakat juga semakin meningkat," ujar Tifatul.
Tifatul juga berencana untuk membawa permasalahan roaming dalam forum ASEAN yang ditargetkan akan terlaksana 2-3 tahun mendatang. Sehingga, untuk negara-negara ASEAN tetap menggunakan tarif nasional.
Ia menyinggung soal semakin luasnya cakupan telekomunikasi di Indonesia karena semakin banyak pengguna telepon genggam. Dari hasil penjualan kartu telepon genggam, berputar dana Rp 400 triliun per tahun bagi operator yang ada di Indonesia, sedangkan untuk Telkomsel sendiri memperoleh Rp 125 triliun per tahun.
Gubernur Kepri HM Sani menyambut baik pemberian PLIK dan MPLIK tersebut, karena Provinsi Kepri terdiri dari 2.048 pulau. Pulau itu ada yang belum meiliki jaringan internet. " Nanti internet tersebut untuk pulau yang layak mendapatkannya," kata Sani.
Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Salim menjelaskan untuk tahap awal pihaknya akan menempatkan satu MPLIK tersebut di Kecamatan Belakangpadang, karena di pulau ini banyak penduduknya, namun masih sulit mengakses internet. Satu unit lagi akan bergerak (mobile) ke berbagai kecamatan di mainland atau Pulau Batam. "Mobil internet ini langsung tersambung dengan satelit, sehingga dimanapun dapat digunakan," kata Salim.
Untuk jadwal operasional MPLIK itu, kata Salim, nantinya akan disusun sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara maksimal. "Misalnya di sekolah-sekolah, tempat-tempat keramaian, dan kalau ada iven-iven tertentu serta sejumlah tempat lainnya," katanya.
Selain MPLIK, kata Salim, di Batam sudah terdapat layanan internet yang menetap (PLIK). Untuk layanan ini sudah terdapat di beberapa tempat di kecamatan yang ada di Batam. Sudah berjalan sebelum 2011 lalu. "Untuk yang PLIK tempatnya tidak musti di kantor camat bisa juga di kelurahan," terangnya. (ant/cw57)
Share
Newer news items:
- Jasa Raharja Turut Siaga Lebaran
- Warga Nongsa Minta Balai Pertemuan
- 6 Hari Cuma 42 Orang Perekaman e-KTP di Kecamatan Galang
- BP Belum Keluarkan API Baru
Older news items:
- Industri Perkapalan Nasional Kesulitan Material
- BI Kaji Bukti-bukti Kejanggalan Pengucuran Kredit BNI Rp13,3 M
- Operasi Ketupat Seligi, 2.423 Personil Dikerahkan
- Arus Mudik di Sekupang Masih Normal



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

