Minggu05192013

Last update12:20:01 AM

Back News Batam Jalan Simpang Frenky Langganan Banjir

Jalan Simpang Frenky Langganan Banjir

BATAM CENTRE-  Meski hujan mengguyur hanya sekitar satu jam kemarin, namun ruas jalan simpang Frenky, tepatnya jalan masuk Perumahan Marcelia, Batam Centre banjir. Ketinggian air mencapai 20 centi meter.

Pantauan di lapangan, genangan air masih terlihat di ruas jalan tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. Padahal hujan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Titik genangan air hingga ketinggian di atas mata kaki orang dewasa.

Genangan air diperkirakan akibat tidak lancarnya sistim drainase yang berada di lingkungan tersebut. Hal ini diperparah lagi dengan lumpur bekas timbunan proyek pembatas jalan dan tanah kiriman dari area pertokoan di sepanjang jalan. Keadaan jalan yang digenangi air tersebut sangat mengganggu pengendara.

"Di sini kalau banjir sudah biasa sama kami bang, karena setiap hujan datang jalan ini selalu banjir, jadi kami tidak heran," kata Wily, supir Metrotrans jurusan Bengkong-Mukakuning.

Dia mengaku kesulitan ketika melewati jalan dua jalur ini, baik jalur kiri maupun sebelah kanan. Kedua ruas jalan ini sama-sama digenangi air dan lumpur ketika hujan.

"Saya tidak mengetahui jalan itu baik atau rusak. Untuk menghindarkan genangan air, saya nyaris menabrak kendaraan lain yang sedang berjalan lambat di sebelah kiri,"ujarnya.

Untuk mengurangi genangan air di jalan, sebaiknya ada ketegasan Pemerintah Kota Batam atau Otorita Batam terhadap pengelola ruko yang membangun di sepanjang jalan. Halaman ruko yang langsung di aspal hingga ke badan jalan merupakan salah satu faktor banjir, karena tidak ada pembatas (drainase) antara halaman ruko dan jalan.

Senada dengan Willi, Bernad warga, salah satu perumahan Batam Centre juga mengaku kecewa dengan pengawasan jalan di kawasan padat lalulintas ini. Sudah lama jalan ini dibiarkan dan tidak diperhatikan maksimal oleh pemerintah.

"Mengurangi genangan air di jalan itu, tidak bisa tanggung-tanggung. Air yang bersumber dari halaman pertokoan harus masuk ke drainase jalan, kalau tidak banjir akan terus terjadi di jalan itu,"katanya.(sm/rl)

Share

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...