Akibat sambaran petir itu setidaknya komponen pada komputer seperti modem atau mikrotik. Seperti di warnet W2K, kerusakan terdapat pada 2 komputer sekaligus modem. Sedangkan di Warnet AMPM, sambaran petir menghanguskan 4 unit komputer. Di Warnet Casanet, 3 unit komputer beserta mikrotiknya hangus terbakar.
Seorang pengusaha warnet di Tanjunguban, Wahyu mengatakan, usaha warnetnya sudah sering tersambar petir. Kerusakan itu akibat sambaran petir yang disertai hujan deras bagitu kuat, sehingga perangkat komputer, modem serta mikrotik tidak dapat digunakan lagi.
Sementara itu pengusaha warnet lainnya, Baya mengakui, sebelum banyak berdiri tower selular di wilayah Tanjunguban, sambaran petir tidak sesering kejadian seperti ini.
"Kemungkinan salah satu penyebabnya banyaknya tersebar tower selular di daerah ini," kata Baya, Kamis (31/5).
Terkait banyaknya tower selular mengundang petir ini dikeluhkan juga oleh Teguh Raharjo, tokoh masyarakat Tanjunguban, yang tinggal di Perumahan Griya Bima Kencana.
Di permukiman warga tersebut berdiri 4 tower selular. Tahun ini saja sedikitnya 10 warga mengeluhkan kerusakan peralatan elektronik akibat tersambar petir yang diduga diakibatkan berdirinya tower selular di permukiman tersebut.
"Kerusakan perangkat elektronik kami berbesa dari mereka yang usaha warnet. Mulai dari mesin faximili, televisi, komputer, serta terbakarnya telepon kabel," kata Teguh.
Tower tersebut kata Teguh dirasakan sangat membahayakan keselamatan warga.(cw64)
Share
Newer news items:
- PP Goro di Masjid Ar-Rahim
- Salahi Spek, Proyek Jalan Paving Block Dibongkar
- Bintan Wajar Tanpa Pengecualian
- 86 Orang Mengidap AIDS
Older news items:
- GMNI Protes Kedatangan Presiden SBY
- SMPN 12 Bintan Bertekad Raih SSN
- Kelulusan UN Siswa MA Se-Kepri Meningkat
- Pasir Kalang Batang Dijual ke Batam



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

