"Kapal tiba-tiba membentur batu karang yang berakibat kapal tidak bisa bergerak. Ratusan penumpang saat itu panik karena kapal tidak bisa bergerak. Diduga kapal melewati alur periran dangkal," kata Tri, salah seorang penumpang melalui handphone.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak dinginkan, para anak buah kapal (ABK) berusaha menggeser kapal ke alur yang agak dalam agar bisa digerakkan.
"Kesalahan mungkin karena kapal agak ke tengah dan terperangkap batu karang," ujarnya. Tiga puluh lima menit kemudian jelas Tri, tepatnya pukul 16.20 WIB kapal bisa digerakkan kembali. Dan bisa beroperasi normal. Pelayaran yang semestinya 55 menit, jadi memakan waktu 2 jam.
"Yang penting semuanya selamat. Walaupun masih gemetar," ungkap Tri. Sebelumnya, Pelayanan kapal Barau yang menunda pemberangkatan tanpa pemberitahuan dikeluhkan sejumlah penumpang. Salah satunya Rudi, seorang karyawan di Tanjungpinang yang tinggal di Batam.
"Saya sudah berjanji dengan keluarga pada jam 5 sore. Rupanya jadwal keberangkatan ditunda tanpa pemberitahuan. Saya sudah bayar tiket sesuai tarif yang ditentukan tapi dapat pelayanan seenaknya. Seharusnya kalau ada perubahan jadwal pemberangkatan kan diberitahu," keluh Rudi saat ditemui di pelabuhan Tanjunguban, Selasa (12/6).
Saat ditanyakan kepada petugas, ternyata kapal Barau rusak pada bagian dinamo start-nya. Sampai hari ini pihak ASDP belum bisa memastikan kapan kapal tersebut bisa beroperasi normal kembali.
"Rusak dinamo start-nya sejak hari Sabtu. Kita belum tahu kapan bisa beroperasi normal," kata Zailways, koordinator ASDP Tanjunguban Rusaknya kapal Barau ini berakibat kapal roll on roll off (roro) jalur Batam-Tanjunguban pulang pergi (PP) berkurang satu kali. Biasanya jadwal penyebrangan dari Tanjunguban-Batam PP enam kali, kini hanya lima kali.
Dengan rusaknya kapal Barau, lanjut Zailways, otomatis hanya dua kapal yang beroperasi yaitu, Kuala Bate II dan Swarna Bengawan.
Jadwal penyebrangan saat ini dari Tanjunguban-Batam terang Zailways pada pukul 07:00, 10:00, 13:00, 15:00 dan 17:30. Sedangkan dari Batam-Tanjunguban pada pukul 08:00, 11:00, 13:00, 15:30 dan 17:00.
Berkurangnya penyebrangan satu kali ini banyak dikeluhkan penumpang yang akan berangkat ke Batam.(cw64)
- Isra' Miraj Gelar Lomba Bahasa Arab
- 114 Murid TK Alamasari Diwisuda
- Ketua Masjid AL Mujahidin Ditemukan Tewas
- Kerapu Tigger Gagal Panen Jadi Perhatian Komisi II
- Pemkab Beri Peluang 70 Persen untuk SMK
- PT BMW Kuasai Setengah Lahan Pulau Bintan
- 17.960 Ha KWT di Bintan Terlantar
- Warga Tanjung Kapur Dambakan Listrik



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 