RANAI - Badan Amil Zakat (BAZ) Natuna membidik potensi zakat profesi untuk dikumpulkan. Terutama para pegawai negeri sipil (PNS) yang ada di daerah ini."Tahun ini kita mulai memungut zakat profesi. Ini untuk menambah para muzaki di Kabupaten Natuna. Penambahan ini bisa meningkatkan program yang telah dibuat," terang Sekretaris BAZ Natuna, H. Nasuha. saat ditemui di Caren Bakry, Ranai, Kamis (28/6).
Nasuha mengatakan, untuk mendorong BAZ di Natuna, maka pihaknya akan memperbanyak anggota muzakki (orang wajib zakat) di Kabupaten Natuna. Mereka tentu berasal dari berbagai lapisan masyarakat. "Dalam waktu dekat ini, kita gencar melakukan kegiatan menambah muzakki, karena kita ingin muzakki ini berasal dari seluruh lapisan masyarakat," katanya.
Hal itu dilakukan, kata Nasuha, untuk memenuhi kebutuhan mustahiq (orang yang berhak menerima zakat) di Kabupaten Natuna, "Tentunya tujuan kita satu-satunya adalah bagaimana menyejahterakan para mustahiq yang ada di Kabupaten Natuna ini, sebab kita juga pada muzakki terdapat haknya para mustahiq," katanya.
Oleh karena itu, ia gencar melakukan sosialisasi program yang telah dibentuknya. Seperti melayani kesejahteraan orang jompo dan usaha yang dilakukan oleh mustahiq, "Ya saat ini tentunya kita giat melakukan sosialisasi zakat dan program yang kita miliki, baik dalam bentuk kegiatan kelembagaan seperti majlis taklim, ke kantor-kantor dan lain sebagainya, dan sosialisasi itu kita lakukan secara pribadi-pribadi melalui kawan-kawan ataupun sanak saudara kami masing-masing," ujuarnya.
Bahkan, kata Nasuha lagi, Ia berencana untuk menyampaikan surat edaran kepada seluruh PNS yang ada di Kabupaten Natuna agar membayar zakatnya melalui BAZ. "Dalam waktu dekat kita juga akan menyebarkan surat edaran kepada seluruh PNS yang ada di Kabupaten Natuna melalui Bupati Natuna agar para pegawai itu membayarkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Natuna," ujarnya.
Untuk mempermudah para pegawai itu pembayaran zakatnya, Nasuha menambahkan pihaknya juga akan menambah unit-unit pengumpul zakat di setiap kecamatan.
Ia berharap agar masyarakat menyadari akan pentingnya zakat itu untuk pembangunan daerah Natuna. Sebab selain berzakat merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu, berzakat juga sama artinya turut membangun daerah. "Harapan kami agar masyarakat Natuna, menyadari arti pentingnya zakat itu, karena berzakat merupakan kewajiban setiap muslim yang mampu, dan masyarakat juga mesti menyadari bahwa dengan berzakat sama artinya dengan membangun daerah," pungkasnya. (cw61)



Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 
