TANJUNGPINANG (HK) - Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) siap untuk didarati pesawat Garuda yang berbadan besar karena telah memiliki landasan pacu sepanjang 2000 meter. Hal ini terungkap dalam kunjungan Komisi III DPRD Kepri ke Bandara RHF yang hampir rampung pengerjaannya, Senin (21/5).
Haripinto Tanuwijaya Sekretaris Komisi III DPRD Kepri mengatakan, kunjungan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan Bandara RHF dalam menyambut rencana dibukanya rute Garuda dari dan ke Tanjungpinang. Dan jika ditemui sejumlah kendala maka DPRD Kepri akan berusaha mencari solusi yang mesti dilakukan untuk memperlancar rencana tersebut.
"Apa kendalanya dan apa yang mesti kita bantu adalah tujuan kita melakukan kunjungan ini," kata Haripinto yang diamini rekannya, seperti Sofyan Samsir, Eriyawanto, H Darman, Togi Sinaga, Tawarich dan Alex Guspeneldi yang ikut dalam kunjungan tersebut.
"Dengan kondisi panjang run way (landasan pacu,red) kita yang sudah mencapai 2000 meter maka dengan load terbatas sebenarnya sudah bisa didarati pesawat berbadan lebar sekelas Garuda," kata Yanti Kepala Divisi Administrasi dan Komersial Bandara RHF saat menyambut kunjungan Komisi III DPRD Kepri.
Yanti menjelaskan, sebenarnya run way Banadara RHF telah menyelesaikan pembangunannya sepanjang 2250 meter dari rencana awal 2500 meter. Tapi pihak Bandara belum memberikan izin penggunaan penambahan run way baru karena masih memiliki kemiringan sekitar 4 persen dari batas aman yang ditetapkan menteri perhubungan sebesar 2 persen.
"Yang 250 meter penambahan sebenarnya telah siap tapi belum mencapai kemiringan yang aman berdasarkan peraturan keselamatan menteri perhubungan maka kita belum bisa operasikan," ujar Yanti.
Yanti juga mengajak rombongan komisi III tersebut melihat langsung landasan pacu dan bangunan terminal baru yang sudah hampir rampung pengerjaannya. Sementara disela-sela acara tersebut Ia juga mengungkapkan bahwa awal 2013 Guruda secara resmi akan membuka jalur penerbangan ke Tanjungpinang.(rul)
Share
- Biro Hukum Diminta Segera Masukkan Ranperda
- PN Tidak Berwenang
- Rp17 Miliar Mengendap di BPR Bestari
- DPRD Kepri Capek Mengingatkan
- Adendum Dompak Cacat Hukum
- Kejari Akan Usut Reklamasi Tepi Laut
- Gubernur Diminta Segera Rekomendasi
- IKMAL Rayakan Hari Pattimura Ke-195



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 