Senin05202013

Last update12:00:00 AM

Back News Tanjungpinang Gawai Seni X Kembali Digelar

Gawai Seni X Kembali Digelar

TANJUNGPINANG (HK) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang kembali menggelar Gawai Seni X. Perhelatan iven akbar tahunan tersebut, secara resmi dibuka Wakil Walikota Tanjungpinang Drs Edward Mushalli di Lapangan Pamedan A Yani, Rabu (27/6) malam. Dijadwalkan, kegiatan akan berlangsung selama 3 hari (hingga Jumat,red).

Pembukaan agenda Gawai Seni yang bertujuan sebagai upaya untuk mewujudkan Kota Gurindam menjadi kota budaya dan wisata sesuai visinya itu dihadiri sejumlah pejabat SKPD lingkungan Pemko Tanjungpinang serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Guntur Sakti.

Selain itu, Gawai Seni digelar sekaligus sebagai ajang pembinaan dan prestasi, sehingga mempermudah pengiriman duta seni Kota Tanjungpinang ke berbagai event, baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Hal ini sudah dibuktikan dengan lolosnya Sanggar Seni Bintan Telani sebagai wakil Provinsi Kepri untuk bertanding di tingkat nasional.

Bukan hanya itu, penata tari Sanggar Seni Bintan Telani juga telah memperoleh predikat sebagai penata tari terbaik tingkat provinsi. Adapun cabang perlombaan dan jumlah peserta yang ikut bertanding pada kegiatan ini diantaranya adalah lomba visualisasi puisi tingkat SMA/SMK/MA yang diikuti oleh 7 group, lomba tari melayu kreasi tingkat umum diikuti oleh 13 group, serta lomba lagu melayu tingkat SD dan SMP yang masing-masing diikuti oleh 6 putri dan 6 putra.

Edward pada sambutan pembukaannya menyampaikan, Gawai Seni yang dilaksanakan ini juga untuk terus menggali khazanah budaya yang dimiliki Kota Gurindam, khusus dalam melahirkan bakat-bakat seniman baru serta untuk mempertahankan kebudayaan milik daerah agar tidak diklaim oleh bangsa lain.

"Kita tentunya berharap, melalui kegiatan ini akan lahir seniman-seniman baru, sementara yang lama akan semakin terasah dan teruji kepiawaiannya. Selain itu, kita juga tentunya juga harus menjaga kebudayaan kita agar jangan sampai di klaim oleh bangsa lain.” katanya.

Edward juga berpesan, agar media dapat ikut membantu Kota Tanjungpinang, khususnya dalam rangka memberikan informasi untuk menyebarkan tentang budaya Tanjungpinang kepada masyarakat luas demi mewujudkan Kota Gurindam sebagai daerah kunjungan wisata mendatang. (cw40)

Share

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...