Menurut dia, kesalahan tertentu yang dilakukan peserta Pilwako Tanjungpinang, dan ditolerir oleh petugas penyelenggara pilwako akan melahirkan permasalahan yang lebih besar dan sulit diselesaikan. Sebab, permasalahan itu dapat dijadikan objek untuk mengeritik KPU Tanjungpinang.
"Hasil pilkada juga dapat menuai protes jika anggota KPU Tanjungpinang menolerir kesalahan yang dilakukan kubu tertentu," ujarnya.
Ferry mengungkapkan, peringatan yang diberikan itu bukan berarti KPU Tanjungpinang tidak adil dalam melaksanakan tahapan pilwako melainkan sebagai bentuk perhatian KPU Kepri pada KPU Tanjungpinang. Sejauh ini, kata dia, KPU Tanjungpinang sudah melaksanakan tahapan pilkada dengan baik.
"Anggota KPU Tanjungpinang memiliki pengalaman dalam melaksanakan pesta demokrasi, karena itu kami yakin mereka dapat melaksanakan pilkada dengan baik," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan pilwako. Jika ditemukan pelanggaran yang dilakukan anggota KPU Tanjungpinang, masyarakat dapat melaporkannya langsung kepada KPU Kepri. "Kami akan terus mengawasi pelaksanaan pilkada di Tanjungpinang yang digelar 31 Oktober 2012," katanya. (ant)
Share
Newer news items:
- Bandara dan Pelabuhan Bakal di-Sweeping
- Pilwako Bukan Revalitas Etnis
- Batam Tuan Rumah TTG Nasional XIV
- Mikol Golongan B Dijual Bebas
Older news items:
- Lobindo Dituding Manfaatkan Fasilitas Negara
- Proyek Tepi Laut Terancam Dihentikan
- 3.249 TKI Dideportasi dari Malaysia
- Gedung BNP3TKI Kepri Diresmikan



TANJUNGPINANG (HK) - Pajar pagi baru saja beranjak dari peraduannya, suara kokok...
Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis... 

