Sabtu10252014

Last update12:00:00 AM

Back News Tanjungpinang ABG Batam Ditipu Kenalan Facebook

ABG Batam Ditipu Kenalan Facebook

TANJUNGPINANG- Yl (17), gadis remaja asal Kota Batam mendatangi Mapolsek Bukit Bestari untuk meminta perlindungan, Minggu (12/12) sekitar pukul 02.00 WIB. Ia mengaku menjadi korban penipuan seorang pria beristri yang dikenalnya melalui jejaring sosial Facebook (FB).

Menurut penuturan Yl, saat mereka berkenalan di FB, pria tersebut mengaku bujangan. Karena itu, saat mereka janjian bertemu di Tanjungpinang, tanpa pikir panjang, gadis yang mengaku masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Kota Batam ini pun langsung setuju.

Namun, saat keduanya bertemu, tiba-tiba seorang wanita yang mengaku istri pria tersebut datang melabrak Yl. Anak Baru Gede (ABG) ini pun memilih kabur dan mendatangi Mapolsek Bukit Bestari. Kepada petugas, Yl mengaku ingin pulang ke Batam namun sudah tidak mempunyai ongkos lagi.

“Yl datang ke kantor kita hari Minggu (12/12) sekitar 02.00 WIB. Saat itu korban mengaku telah ditipu seorang pria yang  ia kenal melalui FB," ucap Kapolsek Bukit Bestari  AKP Renan, Senin (13/12).

Menurut cerita Yl, kata Kapolsek, ia sudah cukup lama berhubungan dengan pria tersebut melalui FB, hingga akhirnya mereka pun berpacaran di dunia maya.

“Dengan modal keyakinan, Yl akhinya memenuhi permintaan pria yang dikenalnya lewat FB itu. Namun ketika kita tanyakan, siapa nama dan di mana alamat pria itu, ia tidak mau menyebutkannya. Ia hanya bilang telah tertipu, sekaligus minta diantarkan ke alamat keluarganya yang ada di Batam,” ungkap Renan.

Kata Renan, pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, dengan didampingi seorang Polwan, Renan mengantarkan YL ke Batam dan mengantarkannya ke alamat yang disebutkan Yl. Namun setelah berputar-putar di Batam, tidak ada satu alamat pun yang ditunjukan oleh Yl itu benar.

"Setiap Yl menunjukan alamat, kita datangi dan kita ketok pintunya. Ternyata tuan rumah tersebut tidak mengakui memiliki anak bernama Yl begitu juga saat kita tunjukan Yl mereka mengaku tidak mengenal korban. Hal itu sudah lima alamat kita datangi," tutur Renan.

Kemudian, Yl meminta untuk ditinggalkan di Batam Centre dan hendak pulang sendiri. Tapi, kata Renan, permintaan tersebut tidak dikabulkannya sebelum berhasil menemui keluarga remaja belia tesebut.

"Ya takutnya kalau terjadi apa-apa. Dia masih merupakan tanggung jawab kita, karena datang ke kantor polisi. Akhirnya kita ambil jalan tengah untuk menyerahkan gadis itu ke SPK dan PPA di Polresta Barelang," kata Renan. (hk/fl)

Share

Fokus

13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Minggu, 19 October 2014
13 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang

Masih Banyak Tugas yang Belum Tuntas

TANJUNGPINANG (HK) -- Tiga belas tahun sudah...

Jejak

Jalan Tanah Bekas Jepang

Senin, 15 April 2013
Jalan Tanah Bekas Jepang

Di sembulang ada sejumlah jejak bekas markas Jepang yang hingga kini masih bis...