Jumat11242017

Last update05:00:00 AM

volley hkc

Back Olahraga HaluanKepri Cup Langkah DKI Jakarta Terhenti di 8 Besar

Langkah DKI Jakarta Terhenti di 8 Besar

Tim Voli PGRI batamPGRI Batam Melaju

BATAM (HK) - Tim DKI Jakarta harus berakhir di partai delapan besar Volleyball Open Tournament International IX Haluan Kepri 2015, setelah dikalahkan PGRI Batam dengan skor 3-2 untuk PGRI Batam, Kamis (28/5).

DKI Jakarta yang merupakan atlet Pelatda DKI Jakarta, yakni Fikri Septian (6), Abiem Gunawan (6), Aditya Maulana (2), Dio Zulfikri (8), Victor Heumasse (3), Riyan Wisnu Sunarya (7), Riyan Nugraha (12), Tri Aditya Primana (13), Yudha Pradangga W M (9), Regian Fajari L  (17) dan M uhamad Kadavi (16/libero), harus mengalah dari tim PGRI Batam yang berisikan atlet-atlet Proliga yang lebih senior di bidang perbolavolian nasional.

Mereka adalah Febryanto Endar Pratomo (14), Ardi Muyanto (13), Handris Hidayat (1), Dhani Angriawan (12), Arso Setiawan (15), Noveri Sandi M (10) bersama atlet Kepri yakni Sepri Imarial (7), Aviska Tanpaty (5), La Hendri (4), Dregar Yogha Iswara (9), Hengki Irawan (8), dan Ribut Wahyudi (11).

Pada set pertama pertandingan ini sempat terjadi ketegangan antara pelatih dengan wasit karena terdapat kesalahan-kesalahan di lapangan. Hal ini berakhir dengan digantinya wasit utama dan tiga hakim garis oleh dewan hakim.

Namun begitu, pertandingan yang memakan waktu hingga 1 jam 30 menit berjalan cukup alot, di mana masing-masing tim berupaya menunjukkan performa terbaik mereka dan berharap masuk ke perempat final.

Di set pertama, DKI Jakarta bisa mengalahkan PGRI Batam dengan skor 25-22. Di set ke dua, DKI Jakarta tertinggal jauh dari PGRI Batam dengan skor 17-25. Set ketiga, kejar-kejaran angka terjadi, terlihat nilai akhir pertandingan 34-32 untuk DKI Jakarta. Set ke empat, PGRI Batam berusaha mengejar ketinggalan, dan bisa menyamakan skor 2-2 dengan poin 25-17 untuk PGRI Batam.

Di set terakhir, dewi fortuna tampaknya berpihak kepada PGRI Batam, sehingga bisa memenangkan pertandingan dengan nilai 16-14. Padahal, di awal-awal set akhir tersebut, PGRI Batam sempat tertinggal jauh dari DKI Jakarta. Namun, karena beberapa kesalahan yang dilakukan oleh tim DKI Jakarta, menyebabkan PGRI Batam menambah poin, yang akhirnya menghantarkan tim guru-guru yang berpadu dengan atlet profesional Proliga itu melaju ke perempat final. ***

 

Share