dr. Amir Hakim H Siregar SpOG, Pemilik RSB Kasih Sayang Ibu
Setiap 20 Mei selalu diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Pada tanggal itulah 105 tahun lalu para pemuda dan tokoh cendekia putra putri pertiwi sadar bahwa rakyat sangat menderita dalam penjajahan kolonial Belanda. Ketika itu semangat nasionalisme mulai menggetarkan jiwa para pemuda yang didorong oleh pemandangan yang menyedihkan di tengah rakyat yang terjajah. Mereka melihat dengan mata dan hati mereka, sehingga hati nurani mereka tergerak untuk berani berbicara dan diikuti dengan keberanian tindakan “perlawanan” terhadap kezoliman penjajah.
Nasionalisme dan Layanan Kesehatan
- 24 May 2013
Kebohongan Daftar Bacaleg 2014
- 23 May 2013
M Djadijono, Mantan Peneliti Senior CSIS, Aktif di Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi)
Sebelum sampai pada hari 'H' pemungutan suara di TPS-TPS pada 9 April 2014, salah satu tahapan yang harus dilewati adalah pencalonan anggota DPR, DPD dan DPRD oleh parpol atau perorangan (untuk keanggotaan DPD). Tahapan tersebut berlangsung antara April - awal Juni 2013.
Sebelum sampai pada hari 'H' pemungutan suara di TPS-TPS pada 9 April 2014, salah satu tahapan yang harus dilewati adalah pencalonan anggota DPR, DPD dan DPRD oleh parpol atau perorangan (untuk keanggotaan DPD). Tahapan tersebut berlangsung antara April - awal Juni 2013.
Ekonomi Global dan Ketahanan Pangan
- 22 May 2013
Eddy Suntoro, Bekerja di Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian
Menurut Direktur Pengelola Bank Dunia, Caroline Anstey, ada lima tantangan yang akan dihadapi perekonomian global setelah terjadi beberapa kali krisis finansial pada awal abad ke-21. Pertama, di bidang pekerjaan. Saat ini terdapat lebih dari 620 juta orang muda tidak bekerja dan sulit kuliah. Mereka ini kebanyakan berada di kawasan Asia dan Afrika Sub Sahara. Kedua, ketidakmerataan pendapatan yang dapat meningkatkan instabilitas dan ketegangan sosial. Saat ini lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia berpenghasilan kurang dari 1,25 dolar AS/hari. Akibatnya, kesenjangan dalam banyak kasus meningkat.
Menurut Direktur Pengelola Bank Dunia, Caroline Anstey, ada lima tantangan yang akan dihadapi perekonomian global setelah terjadi beberapa kali krisis finansial pada awal abad ke-21. Pertama, di bidang pekerjaan. Saat ini terdapat lebih dari 620 juta orang muda tidak bekerja dan sulit kuliah. Mereka ini kebanyakan berada di kawasan Asia dan Afrika Sub Sahara. Kedua, ketidakmerataan pendapatan yang dapat meningkatkan instabilitas dan ketegangan sosial. Saat ini lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia berpenghasilan kurang dari 1,25 dolar AS/hari. Akibatnya, kesenjangan dalam banyak kasus meningkat.
Pekerja dan Serikat Buruh
- 21 May 2013
Suriadji, S.Si, Sekretaris KSPI Kepri
Peringatan May Day 2013 lalu dirayakan oleh sebagian besar Buruh di seluruh Indonesia. Hampir setiap tahun peringatan tersebut dilakukan oleh pekerja tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Ada satu hal yang cukup menarik disimak soal Buruh saat ini yakni tentang kepesertaan Buruh dalam organisasi Buruh/Pekerja. Sampai kini ada penilaian belum banyak informasi tentang kepesertaan Buruh dalam organisasi Buruh/Pekerja sebagaimana telah diatur dalam UU no. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
Peringatan May Day 2013 lalu dirayakan oleh sebagian besar Buruh di seluruh Indonesia. Hampir setiap tahun peringatan tersebut dilakukan oleh pekerja tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Ada satu hal yang cukup menarik disimak soal Buruh saat ini yakni tentang kepesertaan Buruh dalam organisasi Buruh/Pekerja. Sampai kini ada penilaian belum banyak informasi tentang kepesertaan Buruh dalam organisasi Buruh/Pekerja sebagaimana telah diatur dalam UU no. 21 tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
Menggagas Sekolah Transformatif
- 20 May 2013
Intan Indah Prathiwie
Alumnus Psikologi UI
Semua orang pasti sepakat bahwa pendidikan merupakan pranata (institution) yang memiliki fungsi dasar untuk membebaskan manusia (freedom from) dari kondisi "kegelapan", seperti kebodohan, kemiskinan, kejahilan dan lain sebagainya. Sekaligus, merupakan instrumen untuk membebaskan manusia supaya mampu (freedom to) merengkuh "cahaya" demi mewujudkan potensinya secara penuh. Oleh sebab itu, pendidikan memiliki peranan strategis untuk memberikan kehidupan bermartabat dan berkualitas kepada manusia.
Alumnus Psikologi UI
Semua orang pasti sepakat bahwa pendidikan merupakan pranata (institution) yang memiliki fungsi dasar untuk membebaskan manusia (freedom from) dari kondisi "kegelapan", seperti kebodohan, kemiskinan, kejahilan dan lain sebagainya. Sekaligus, merupakan instrumen untuk membebaskan manusia supaya mampu (freedom to) merengkuh "cahaya" demi mewujudkan potensinya secara penuh. Oleh sebab itu, pendidikan memiliki peranan strategis untuk memberikan kehidupan bermartabat dan berkualitas kepada manusia.
Negara dan Keterasingan Masyarakat
- 18 May 2013
Prastia DJ, Peneliti Pusat Studi Ekonomi Politik Indonesia (PSEPI)
Kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kalimat itu merupakan teori kebebasan dan hak setiap manusia yang tersirat dalam UUD 1995, di mana teori ini bisa kita jadikan landasan bahwa sebenarnya manusia diciptakan dalam keadaan bebas dan sifat manusia yang berkembang.
Kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Kalimat itu merupakan teori kebebasan dan hak setiap manusia yang tersirat dalam UUD 1995, di mana teori ini bisa kita jadikan landasan bahwa sebenarnya manusia diciptakan dalam keadaan bebas dan sifat manusia yang berkembang.
Menggagas Islamic Wealth Management
- 15 May 2013
Herman, Anggota Lembaga Pengkajian Perbankan dan Ekonomi Syariah (LKPES) FAI-UMJ
Majalah Sharing edisi April 2013 mengangkat tema tentang, Islamic Wealth Management. Dalam pengantar redaksinya disebutkan, Islamic Wealth Management adalah salah satu cabang ilmu dalam ekonomi syariah yang membahas soal bagaimana manusia memahami makna kehadiran dirinya sebagai makhluk Tuhan, tujuan hidup, hingga pengelolaan keuangan.
Majalah Sharing edisi April 2013 mengangkat tema tentang, Islamic Wealth Management. Dalam pengantar redaksinya disebutkan, Islamic Wealth Management adalah salah satu cabang ilmu dalam ekonomi syariah yang membahas soal bagaimana manusia memahami makna kehadiran dirinya sebagai makhluk Tuhan, tujuan hidup, hingga pengelolaan keuangan.
PNPM, Memanusiakan Manusia
- 14 May 2013
Assyari Abdullah, S.Sos, Information, Education and Communication Specialist, PNPM Mandiri Pedesaan Prov. Kepri
Berbicara Indonesia hari ini adalah berbicara mengenai persoalan kemiskinan, keterbelakangan, kesenjangan sosial, ketidakmerataan pembangunan, pengangguran, terisolir dan segudang permasalahn lagi yang dihadapkan kepada bangsa Indonesia yang tentunya menjadi PR bagi pemangku kekuasaan. Indonesia dengan segudang permasalahan diatas yang berhubungan dengan kemiskinan bisa dianalogikan sebagai dua sisi yang berbeda pada mata uang yang sama, yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain yang memiliki keterikatan satu dan lainnya.
Berbicara Indonesia hari ini adalah berbicara mengenai persoalan kemiskinan, keterbelakangan, kesenjangan sosial, ketidakmerataan pembangunan, pengangguran, terisolir dan segudang permasalahn lagi yang dihadapkan kepada bangsa Indonesia yang tentunya menjadi PR bagi pemangku kekuasaan. Indonesia dengan segudang permasalahan diatas yang berhubungan dengan kemiskinan bisa dianalogikan sebagai dua sisi yang berbeda pada mata uang yang sama, yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain yang memiliki keterikatan satu dan lainnya.
Perlindungan Sang Raja
- 13 May 2013
Budi Harto Boang Manalu, SE, Ketua Lembaga Konsumen Kepri
Konsumen adalah raja. Mungkin istilah ini sudah sering kali kita dengar maupun kita baca. Menurut Undang-undang no. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 1 butir 2 mengatakan bahwa, “Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan”
Konsumen adalah raja. Mungkin istilah ini sudah sering kali kita dengar maupun kita baca. Menurut Undang-undang no. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 1 butir 2 mengatakan bahwa, “Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan”
Membangun Politik Cinta
- 10 May 2013
Muhammad Arif,Dipl Rad,S.IP,M.Si, Ketua fraksi PKS DPRD Kota Tanjungpinang, Mahasiswa Program Doktoral Administrasi Publik UNDIP Semarang
Politik yang tidak menjembatani rakyat tentu akan membuat kegelisahan kita semua saat ini. Apalagi hal itu diperparah lagi dengan imperialisme dan kapitalisme global yang memang telah meracuni politik di Indonesia semakin suram dan menyeramkan.Sebahagian masyarakat kita berpendapat saat ini politik tidak bisa lagi sebagai jembatan untuk rakyat memperoleh kesejahteraan tapi politik dijadikan sarana oleh sekelompok orang untuk memperkaya diri atau kelompoknya.
Politik yang tidak menjembatani rakyat tentu akan membuat kegelisahan kita semua saat ini. Apalagi hal itu diperparah lagi dengan imperialisme dan kapitalisme global yang memang telah meracuni politik di Indonesia semakin suram dan menyeramkan.Sebahagian masyarakat kita berpendapat saat ini politik tidak bisa lagi sebagai jembatan untuk rakyat memperoleh kesejahteraan tapi politik dijadikan sarana oleh sekelompok orang untuk memperkaya diri atau kelompoknya.
Restorasi Pendidikan Nasional
- 07 May 2013
Syabrani, Koordinator Education Analyst Society (EDANS)
Seperti peringatan hari besar pada umumnya, perhelatan perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) selalu mengangkat tema yang variatif. Secara kasat mata, dinamika perkembangan dunia pendidikan memang selalu berubah. Walau secara normatif, kita tetap dihadapkan dengan satu tujuan mulia. Tujuan yang menjadikan pendidikan sebagai ladang memanusiakan manusia. Namun tidak salah kalau kemudian momentum Hardiknas harus menyesuaikan kondisi kekiniannya. Oleh karena itu, tidak salah jugalah kalau pemerintah merumuskan tema peringatan Hardiknas tahun ini dengan kalimat “Meningkatkan kualitas dan akses berkeadilan”. Tema baru untuk tahun ini.
Seperti peringatan hari besar pada umumnya, perhelatan perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) selalu mengangkat tema yang variatif. Secara kasat mata, dinamika perkembangan dunia pendidikan memang selalu berubah. Walau secara normatif, kita tetap dihadapkan dengan satu tujuan mulia. Tujuan yang menjadikan pendidikan sebagai ladang memanusiakan manusia. Namun tidak salah kalau kemudian momentum Hardiknas harus menyesuaikan kondisi kekiniannya. Oleh karena itu, tidak salah jugalah kalau pemerintah merumuskan tema peringatan Hardiknas tahun ini dengan kalimat “Meningkatkan kualitas dan akses berkeadilan”. Tema baru untuk tahun ini.
Indonesia dalam Cengkeraman Konsumerisme
- 06 May 2013
Dwinta Widyastuti, Mahasiswa MSc in International Management, Bocconi University, Italia. Penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud.
Beberapa tahun belakangan ini banyak warga kota besar, terutama Jakarta, yang mengeluhkan ketidaknyamanan di kotanya dikarenakan pesatnya pertumbuhan pusat perbelanjaan. Lahan hijau berkurang, kemacetan merajalela, belum lagi ditambah masalah lain seperti bencana banjir yang dialami Jakarta beberapa saat yang lalu. Bagaimana tidak, menurutAsia Pacific Property DigestJones Lang LaSalle, luas pusat perbelanjaan di jakarta saja hingga kuartal IV tahun 2012 sudah mencapai 1,34 juta meter persegi. Di tahun 2013 ini pun ada beberapa rencana pembangunan pusat perbelanjaan yang akan rampung, menambah 223.000 meter persegi pusat perbelanjaan di Jakarta.
Beberapa tahun belakangan ini banyak warga kota besar, terutama Jakarta, yang mengeluhkan ketidaknyamanan di kotanya dikarenakan pesatnya pertumbuhan pusat perbelanjaan. Lahan hijau berkurang, kemacetan merajalela, belum lagi ditambah masalah lain seperti bencana banjir yang dialami Jakarta beberapa saat yang lalu. Bagaimana tidak, menurutAsia Pacific Property DigestJones Lang LaSalle, luas pusat perbelanjaan di jakarta saja hingga kuartal IV tahun 2012 sudah mencapai 1,34 juta meter persegi. Di tahun 2013 ini pun ada beberapa rencana pembangunan pusat perbelanjaan yang akan rampung, menambah 223.000 meter persegi pusat perbelanjaan di Jakarta.




