Minggu11192017

Last update05:00:00 AM

Back Politik MK Putuskan Haryadi-Heroe Pemenang Pilkada Yogyakarta

MK Putuskan Haryadi-Heroe Pemenang Pilkada Yogyakarta

JAKARTA (HK)-Pasangan Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi segera ditetapkan sebagai pemenang pemilikan kepala daerah (pilkada) Kota Yogyakarta 2017 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta. Ini dilakukan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan Imam Priyono-Achmad Fadli terkait hasil Pilkada Kota Yogyakarta Februari 2017 lalu. Keputusan MK tersebut tertuang dalam amar putusan sidang, Rabu (26/4).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta, Wawan Budiyanto, mengatakan pihaknya segera melantik  Haryadi Suyuti-Heroe Purwadi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta periode 2017-2022. Pelantikan itu berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait permohonan perkara nomor 28/PHP.KOT-XV/2017.

"Putusan MK ini menjadi dasar penetapan paslon terpilih Pilkada Kota Yogyakarta. Berdasarkan PKPU Nomor 7 Tahun 2016, ada waktu selama tiga hari setelah putusan MK untuk segera menetapkan paslon terpilih," ungkap Wawan di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (26/4).

Setelah ditetapkan, hasil Pilkada akan disampaikan kepada DPRD Kota Yogyakarta. Adapun pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih akan dilakukan setelahnya.

Ditemui secara terpisah, Haryadi Suyuti mengaku lega dengan putusan MK. Pihaknya saat ini menanti penjelasan lebih lanjut dari KPU Kota Yogyakarta untuk proses selanjutnya. "Alhamdulillah dan Bismillah, mari kita bersatu untuk membangun Yogyakarta sebab prosesnya telah selesai. Kami menanti penjelasan KPU terkait teknis selanjutnya," ungkap Walikota pejawat itu.

Putusan atas perkara tersebut dibacakan oleh Hakim Konstitusi I Gede Dewa Palguna pada Rabu (26/4). Permohonan perkara diajukan oleh Imam Priyono-Achmad Fadli yang merupakan paslon nomor urut satu yang menggugat keputusan KPU Kota Yogyakarta terkait jumlah perolehan suara. Berdasarkan hasil Pilkada  pasangan Imam-Fadli memperoleh suara sebanyak 99.146 suara. Sedangkan Haryadi-Heroe memperoleh 100.333 suara. Selisih suara hanya mencapai 1.187 saja.

Pilkada Kota Yogyakarta diikuti oleh dua paslon. Pasangan Imam Prayono-Achmad Fadli merupakan paslon nomor urut satu yang diusung partai PDIP dan NasDem. Pasangan Haryadi Suyuti-Heroe Purwadi diusung oleh partai Golkar, PAN, Gerindra, PKS dan Partai Demokrat.


Ketua tim pemenangan Haryadi-Heroe, Mohammad Sofyan mengatakan, bersyukur atas putusan MK tersebut. Meski begitu pihaknya tetap akan merangkul semua pihak untuk memajukan Kota Yogyakarta lima tahun ke depan. "Yang menang tidak umuk dan yang kalah tidak ngamuk. Pesan ini yang harus kita pegang bersama. Saatnya untuk bersama-sama membangun Yogya," ujarnya.

Terpisah Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPC PDIP yang juga tim pemenangan pasangan Imam-Fadli, Fokki Ardyanto mengatakan pihaknya akan menerima putusan MK tersebut. Meski berseberangan namun ke depan pihaknya  akan tetap membantu pemerintahan ke depan dalam membangun Yogya yang semakin baik. Meski demikian, sebelum menyatakan sikap politik secara resmi, pihaknya akan mengumpulkan seluruh elemen pendukung Imam-Fadli.

"Yang jelas, Yogya tidak bisa dibangun oleh satu pihak. Semua harus diakomodir karena kota ini merupakan simbol kebhinekaan Indonesia," ujarnya. (rpk/net)

Share