Kamis08282014

Last update12:00:00 AM

Back Ramadhan Ramadhan Meningkatkan Kualitas Diri Selama Ramadhan

Meningkatkan Kualitas Diri Selama Ramadhan

Hanafi Ekra, Anggota Komisi IV DPRD Kepri dari Fraksi PKS
Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan berkah. Pada bulan ini berbagai amalan yang dilakukan akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Karena itu, hendaklah seorang muslim dapat menjadikan momen Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri dengan memperbanyak amalan dan mempertahankannya walaupun nantinya Ramadhan sudah berlalu. "Mari kita jadikan momen Ramadhan ini sebagai momen untuk meningkatkan kualitas diri dengan memperbanyak amalan dan tetap mempertahankan amalan tersebut walaupun sudah tidak pada bulan Ramadhan lagi nantinya," kata Hanafi Ekra anggota Komisi IV DPRD Kepri.

Pria kelahiran Dabo Singkep 23 April 1967 yang terpilih sebagai anggota DPRD Kepri dari Dapil Bintan-Lingga ini mengatakan, ada tiga amalan terbaik yang dapat dilakukan oleh seorang muslim. Pertama, hendaknya seorang muslim itu menginfakkan hartanya dikala senang maupun susah. Hal ini dilakukan karena keberkahan infak atau sedekah yang sangatlah banyak dan hendaknya Infak sedekah dibanyakkan pada Bulan Suci ini agar dapat menambah amalan.

Yang Kedua adalah, hendaklah menahan amarah, seorang muslim yang baik adalah muslim yang mampu menahan serta mengontrol emosi serta amarah yang ada dalam dirinya. Seorang muslim tidak dilarang untuk marah, namun hendaknya kemarahan itu memiliki dasar dan memiliki tujuan yang jelas bukan hanya sekedar meluapkan emosi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menyampaikan bahwa ada 5 kemarahan yang tidak berdosa, yaitu kemarahan orang tua kepada anaknya, guru kepada muridnya, saudara kandung kepada saudaranya, suami kepada istri dan atasan kepada bawahan.

Yang ketiga, hendaklah saling memaafkan, Bulan Ramadhan memberikan arti tersendiri dalam hubugan antar insan, dimana hubungan itu berusaha untuk terus dieratkan dalam satu ikatan persaudaraan maupun pertemanan. Maka hendaknya diciptakan suasana yang semakin kondusif dengan saling memaafkan dan saling mengingatkan satu sama lainnya.

Menamatkan Strata Satu (S1) pada Fakultas Tarbiyah IAIN Sultan Syarif Qasim, Pekan Baru, politisi yang sangat akrab dengan kegiatan dakwah mengaku selama Ramadhan Ia telah berkeliling di daerah Bintan dan Lingga untuk menjumpai konstituennya sekaligus berdakwah. Hal itu mau tidak mau telah banyak menyita waktunya, bahkan tak jarang selama Ramadhan Ia hanya punya waktu istirahat tidak lebih dari tiga jam dalam sehari. Semua itu dilakukannya dengan penuh keikhlasan dan tuntutan nuraninya untuk menegakkan kalimat Tauhid didaerah yang dicintainya ini.(darul)

Share