Selasa09022014

Last update01:31:19 AM

Back Ramadhan Ramadhan Haluan Kepri Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Nurul Hidayah

Haluan Kepri Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Nurul Hidayah

SEI BEDUK -- Program Safari Ramadhan 1432 Hijriah Haluan Kepri, kembali menyalurkan bantuan ke Yayasan Panti Asuhan Nurul Hidayah, Kelurahan Duriangkang - Sei Beduk, Rabu (24/8). Bantuan uang tunai dan satu set rak koran Haluan Kepri tersebut diserahkan oleh Wakil Pemimpin Perusahaan Aldi Samjaya dan Redaktur Pelaksana II Yon Erizon, didampingi Redaktur Ekonomi Ramli dan Ketua Panitia Faisal.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program Haluan Kepri yang tidak hanya aktif dalam mendukung kemajuan olahraga di Kepri, namun juga kegiatan-kegiatan kerohanian dan sosial," ujar Aldi dalam sambutannya.

Dalam kegiatan safari Ramadhan Haluan Kepri untuk ketiga kalinya dalam bulan Ramadhan ini, juga didukung beberapa mitra yang memiliki kepedulian sosial dan kegiatan kerohanian. Di antaranya Hotel Planet Holiday, Hotel Panorama, Vanhollano, Royal Holiday Ind, Bakrie Telecom dan Jamsostek Batam.

Ketua Yayasan Nurul Hidayah Sumarto atau akrab dipanggil Pak To menyatakan bahwa bantuan yang diberikan Haluan Kepri dan mitra merupakan jalan Allah SWT bagi masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini akan menjadi sangat berarti, terutama untuk membantu biaya hidup anak-anak yatim asuhan Yayasan Nurul Hidayah.

"Rezeki datangnya tidak pernah disangka, termasuk bantuan yang diberikan Haluan Kepri kali ini, sudah menjadi kehendak Allah SWT," ujarnya.

Pria yang sehari-hari berprofesi dalam bidang pengobatan dan tukang pijit ini menceritakan, Yayasan Nurul Hidayah yang didirikan sejak 1991, masih tetap eksis hingga saat ini. Selain membina 28 anak asuh yatim piatu, yayasan yang terletak di ruli Kampung Sayur RT 2/ RW 4 ini juga bergerak di bidang pendidikan, yakni Taman Pendidikan Al Qur'an (TPA) dan Madrasah Diniyah Al Qur'an (MDA).

Untuk biaya operasional selama ini, menurut Pak To mengandalkan dari profesi yang selama ini digelutinya. Meskipun ada juga bantuan dan uluran tangan beberapa kalangan masyarakat Batam.

"Kalau dari pemerintah, jarang kita mendapatkan. Masalahnya saya tidak pandai membuat proposal," ujarnya polos.

Meski demikian, anak-anak asuh yatim piatu di bawah asuhan Yayasan Nurul Hidayah termasuk banyak yang sukses dan berhasil. Sebagian mereka juga sudah ada yang memiliki pekerjaan tetap dan telah berumah tangga.

Di samping mendapatkan pembekalan ilmu-ilmu agama, para anak yatim piatu yang diasuh sejak balita oleh Yayasan Nurul Hidayah juga mendapatkan pendidikan di sekolah umum, hingga tamat SD. Anak-anak yatim piatu ini berasal dari berbagai daerah, seperti dari Palembang, Padang, Jawa dan daerah lainnya. Bahkan juga ada seorang anak asuh yang kelahiran dari negara tetangga, Singapura.

"Yang dari Singapura tersebut masih baru, bapaknya meninggal dunia beberapa waktu lalu," ungkapnya. (wan)

Share