Selasa12232014

Last update12:00:00 AM

Back Ramadhan Ramadhan Apakah RT Boleh Himpun Zakat

Apakah RT Boleh Himpun Zakat

Halo pengurus DSNI Amanah saya mau tanya, bolehkah zakat keluarga saya diberikan kepada pengurus RT setempat yang nantinya akan disalurkan kepada orang yang membutuhkan tanpa harus melalui lembaga amil zakat atau badan amil zakat. Masalahnya di tempat tinggal saya pak RT sendiri bersedia untuk menghimpun zakat dari warga dan akan disalurkan kepada pakir miskin yang memerlukan bantuan. Sekian dan terima kasih.

Wassalam

Fatih
08566530xxx
Warga Legenda Malaka
Kelurahan Baloi Permai
Kecamatan Batam Kota
Kota Batam

Jawab

Terima kasih pak Fatih atas suratnya. Baik akan kami jelaskan, zakat tidak boleh diberikan kesembrang orang karena telah ada Lembaga zakat, baik BAZ atau LAZ di Batam yang lebih professional dalam mengurus zakat. Keprofesionalan lembaga zakat sekurang-kurangnya bisa dilihat pada tiga hal. Pertama, sumber daya manusia atau amil harus memiliki karakter, diantaranya yaitu jujur (sidiq), dapat dipercaya (amanah), cerdas dan kreatif (fathonah), menyampaikan syariat zakat kepada masyarakat (tabligh), serta sungguh-sungguh (jihad) tidak paruh waktu.

Disamping itu juga aspek kelembagaan dimana tuntutan dari undang-undang serta peraturan yang mengiringinya seperti Keputusan Menteri Agama RI Nomor 581 tahun 1999 lembaga zakat harus berbadan hukum, memiliki data muzaki, memiliki program kerja yang jelas, memiliki pembukuan yang baik, serta siap diaudit. Hal ini akan berdampak kepada kesiapan lembaga berikut system administrasinya untuk menjadikan bukti pembayaran zakat menjadi bukti yang diakui kantor pajak sebagai bukti setoran zakat yang akan mengurangi pembayaran pajak penghasilan.

Demikian juga terhadap laporan keuangan, harus transparan dan kredibel yang ditandai dengan kesediaan dan siapnya untuk diaudit oleh auditor keuangan independent. Selanjutnya sistem manajemen dan kepemimpinan lembaga zakat juga harus dipunyai. Kini, di beberapa lembaga zakat sedang dikembangkan dan diterapkan sistem manajemen yang disebut Capacity Assestment For Organisation atau CAFO. Sistem ini agak mirip dengan persyaratan mutu sebagaimana yang dipersyaratkan ISO namun lebih sederhana dan disesuaikan untuk kebutuhan lembaga zakat itu sendiri. Tampaknya model CAFO ini kedepannya akan sangat membantu bagi pengelolaan manajemen yang sesuai dengan ke khasan lembaga zakat. Wallahu’alam.

Wassalam

Tim DSNI Amanah Batam

Share