Minggu12172017

Last update12:00:00 AM

Back Rubrik Menyanyah

Menyanyah

MengingatNya

Bagi kami, apa yang dilakukan Pria itu, tidak akan pernah kami gubris. Termasuk memberi komentar terhadap semua sikap dan pekerjaan yang dilakukannya. Bagi kami, semua yang dilakukannya adalah hak dia
.

Ejaan Nama

foto menyanyah fery heriyantoFery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Lelaki itu kembali datang ke kantor pencatatan. Kepada petugas disana, dia mengatakan hendak mengurus surat guna mengambil kiriman uang dari anaknya yang menjadi TKI di luar negeri. Setelah mendapatkan surat yang diinginkan sekitar tiga jam kemudian, dia segera bergerak menuju ke kantor tempat uang kiriman itu bisa dicairkan.

Foto Keluarga

"Kak, kalau tidak sibuk, tolong kirimkan foto-foto kita dulu," ucap Yusuf via SMS kepada kakaknya, Kamila.
"Ya, nanti kakak kirimkan...," balas sang kakak.
"Janji, ya..."
"Ya.."
Sehari, dua hari, tiga hari, foto-foto yang diminta tak jua kunjung tiba.
"Kak, mana foto-foto itu?" ucap Yusuf dari ujung telepon.
"Kakak lagi sibuk, dek..Sabar..." jawab Mila.
"Kalo tak, repro, kirim via WhatsApp," balasnya lagi.
"Ya..Akak belum sempat bongkar-bongkar kamar..nanti ya..." balas sang kakak lagi.
"Mohon, Kak.."
"Ya..ya..." timpal Kamila sambil menutup handphonenya.

"Ada Kemudahan..."

"Ada Kemudahan..."

Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Seorang atlet yang tengah menjadi rising star di salah satu cabang olahraga, mendapat kesempatan untuk wawancara live di salah satu stasiun TV ternama. Sebelum sesi wawancara eksklusif itu dilangsungkan, beredar kabar, jika sang atlet berkali-kali menolak secara halus undangan wawancara itu. Dia beralasan sedang ada acara keluarga, tengah di kampus, sedang diskusi dengan teman-temannya, dan lain sebagainya. Namun, malam itu, dia hadir dan siaran langsung pun diselenggarakan dengan dipandu host terkenal.

Sapaan

Sapaan
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Masing-masing kita punya sapaan. Dan kita pun juga memanggil seseorang dengan sapaan sesuai dengan siapa yang kita sapa. Jika lebih kecil dari kita, biasanya disapa dengan 'adik'. Kalau yang lebih besar dari kita, disapa 'kakak', 'abang', 'mas', 'mbak', dan lainnya. Lalu dalam keluarga, ada yang disapa 'ayah', 'ibu', 'papa', 'mama', 'kakek', 'nenek', lainnya. Lalu di lingkungan sosial dan pendidikan, ada yang disapa dengan 'dokter' jika dia seorang dokter. Jika dia seorang pendidik, disapa 'guru', 'pak dosen', 'pak RT', 'pak RW', 'pak lurah', 'pak camat', dan lainnya.

Dalam Keheningan

Dalam Keheningan
Menyanyah Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Kami biasa memanggilnya dengan sapaan "Pak Ketua".  Sapaan itu terlanjur lekat pada dirinya, karena memang dia dulunya ketua RT di lingkungan kami. Meski sekarang tidak lagi menjabat ketua RT, namun sapaan itu kadung melekat pada diri lelaki usia 50-an itu. Dan dia pun sepertinya nyaman dengan sapaan itu.
Akhir pekan kemarin, ba'da Isya, beberapa jemaah termasuk Pak Ketua, duduk santai dalam masjid. Seperti biasa, suasana seperti itu dijadikan para jemaah untuk ngobrol, diskusi, atau menyampaikan sejumlah hal. Ketika itu ada seorang dari jemaah yang melontarkan pujian.
"Sungguh hebat tukang di rumah kami. Hanya dengan mendengar, dia tahu dimana lokasi pipa yang bocor."
"Itu karena dia berada dalam keheningan yang khusu'," kata Pak Ketua.
"Dalam keheningan?" tanya seorang jemaah.

 

Iblis Cantik yang Baik Hati

Iblis Cantik yang Baik Hati
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Keluarga besar kami tiba-tiba geger. Berita yang selama ini mungkin tidak akan pernah terpikirkan lagi, tiba-tiba datang.
"Abang menikah!."
"Menikah?!"
Aku benar-benar terkejut. Antara percaya dan tidak.
"Ya, Abangmu akan menikah akhir pekan ini! Kamu harus pulang!"

 

Cuci Mata

Cuci Mata
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Oleh sebagian kita, akhir pekan sering digunakan sebagai waktu untuk bersantai dan rehat sejenak dari aktifitas yang menumpuk. Waktu tersebut kerap digunakan untuk melakukan hal-hal ringan yang dapat menghilangkan beban fisik apalagi beban pikiran. Hal itu bisa dilakukan di tempat kediaman. Namun, tidak sedikit pula orang pergi keluar rumah sekedar jalan-jalan. Dalam bahasa umumnya, keluar rumah bersantai dan "cuci mata".
"Inilah waktu yang tepat untuk menghilangkan stres," ucap seorang teman saat dijumpai tengah bersantai di sebuah cafe di salah satu pusat perbelanjaan.

Alam pun Ikut Menghibur Kita

Alam pun Ikut Menghibur Kita
Menyanyah Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Beberapa hari terakhir, Batam dan sebagian wilayah lain di sekitarnya kembali diguyur hujan. Padahal pagi harinya, ketika sebagian masyarakat hendak pergi menuju ke tempat aktifitas masing-masing, cuaca cukup bersahabat. Kondisi itu disambut suka cita oleh sebagian warga Batam.

 

Iblis pun Berencana Resign

fery heriyantoIblis pun Berencana Resign
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Akhir pekan kemarin, kami menghabiskan waktu libur berjumpa beberapa sahabat di sebuah cafe di sudut kota. Kami ngobrol bermacam isu sambil menikmati minuman dan snack favorit masing-masing.
"Kalian udah dengar kabar jika iblis mau undur diri?" ujar salah seorang teman tiba-tiba.
"Apa? Kabar dari mana itu?" tanya kami heran.
"Saya juga dengar informasi ini dari seorang kawan yang pekan lalu datang ke rumah. Dan kawan saya itu dapat berita ini juga dari temannya," ucapnya lagi.
"Kenapa bisa begitu?"

Cinta yang Tak Pernah Ada

fery heriyantoCinta yang Tak Pernah Ada
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Negeri Dua Warna tiba-tiba geger. Beredar kabar jika ada dua penduduknya dilanda rasa yang seharusnya tidak boleh terjadi. Gemparnya isu tersebut tidak hanya beredar di tengah masyarakatnya, namun, juga sampai ke telinga para pembesar negeri tersebut. Karena "membuminya" isu tersebut, lalu petinggi paling tinggi memanggil para tokoh dan juga pejabat yang membidangi masalah sosial antarmasyarakat.
"Bagaimana masalah ini bisa terjadi?" tanya sang petinggi saat diadakan rapat di aula istimewa.

Mengapa Bercerita Kepada Angin? *)

fery heriyantoMengapa Bercerita Kepada Angin? *)
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

"Mengapa kamu bercerita kepada angin?" tanya kami kepada salah seorang teman.
"Ya, kepada siapa lagi aku bisa bercerita? Selama ini, jika aku bercerita pada kalian, hampir tidak ada respon terhadap apa yang aku ceritakan," jawabnya.
"Dan lagi, dengan angin aku bisa bicara bebas. Mereka mendengar semua ceritaku. Mereka mendengar semua keluh kesahku. Dan mereka mendengar semua apa yang aku rasakan," tambahnya lagi.
"Bukanlah masih banyak lagi tempat yang bisa menjadi penampung seluruh apa yang kamu rasakan?" balas kami.
"Siapa?" tanyanya.

Jangan Dongeng Hilang di Bumi

fery heriyantoJangan Dongeng Hilang di Bumi
Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Dongeng merupakan produk sastra. Sebagai salah satu prosa lama Indonesia, Dongeng adalah kisah tentang sesuatu yang luar biasa, penuh khayalan yang dianggap masyarakat sebagai hal yang tidak benar-benar terjadi. Dalam perkembangannya, cerita tradisional ini disampaikan turun-temurun dari nenek moyang. Dalam Dongeng, ada ajaran moral sekaligus hiburan. Nenek moyang dimana Dongeng itu berkembang, berharap anak cucunya benar-benar dapat mengambil pesan moral dan hiburan dari Dongeng yang diceritakan itu.