Minggu11192017

Last update05:00:00 AM

Back Rubrik Menyanyah "Ada Kemudahan..."

"Ada Kemudahan..."

"Ada Kemudahan..."

Menyanyah: Fery Heriyanto, Wartawan Haluan Kepri

Seorang atlet yang tengah menjadi rising star di salah satu cabang olahraga, mendapat kesempatan untuk wawancara live di salah satu stasiun TV ternama. Sebelum sesi wawancara eksklusif itu dilangsungkan, beredar kabar, jika sang atlet berkali-kali menolak secara halus undangan wawancara itu. Dia beralasan sedang ada acara keluarga, tengah di kampus, sedang diskusi dengan teman-temannya, dan lain sebagainya. Namun, malam itu, dia hadir dan siaran langsung pun diselenggarakan dengan dipandu host terkenal.
"Sebagai seorang bintang, tampaknya jadwal Anda begitu padat?" ucap host bertanya.

"O, tidak...Saya hanya menjalankan rutinitas seperti kebanyakan orang," jawabnya sambil tersenyum.

"Anda telah menghiasi hampir seluruh media saat ini. Semua itu karena prestasi yang Anda torehkan," ujar host melanjutkan.

"Alhamdulillah, saya bersyukur... terima kasih," ucap sang atlet menimpali.

"Anda orang satu-satunya dari negeri ini yang bisa mengukir prestasi tinggi. Mungkin akan butuh waktu lama untuk melahirkan generasi yang bisa menyamai prestasi Anda," host tersebut melanjutkan perbincangannya. Pernyataan itu disambut sang atlet dengan senyum tipis.

"Tidak sedikit yang mengelu-elukan Anda. Bahkan ada yang mengatakan jika Anda Pahlawan sesungguhnya bagi negeri ini," ucap sang host meneruskan memancing sang atlet untuk bicara.

"Terima kasih banyak..tapi, saya hanya merasa seperti kebanyakan orang," jawabnya dengan tetap tersenyum.

"Apakah Anda tidak merasa begitu terhormat saat ini? Kehadiran Anda begitu ditunggu-tunggu lho...," lanjut sang host.

"Terima kasih apresiasi seluruh masyarakat..." jawabnya singkat.

"Anda telah dianggap sebagai pahlawan, mengukir prestasi hebat, dan mengharumkan nama bangsa."

Mendapat pernyataan itu, sang atlet tampak menghela nafas.

"Begini...saya sangat minta maaf. Sebenarnya, saya terbebani dengan kata 'pahlawan' itu. Soalnya, apa yang saya lakukan adalah salah satu kewajiban saya sebagai salah seorang warga negara. Saya diberi amanah untuk mewakili bangsa, dan harus saya jalankan dengan baik. Alhamdulillah, saya berhasil. Tapi, untuk mencapai itu, Saya tidak sendiri, ada pelatih, ada offisial, ada keluarga, ada teman sesama atlet, ada sahabat-sahabat saya. Mereka mendukung saya penuh. Apakah mereka bukan pahlawan?" ucap sang atlet.

"Hampir semua kejuaraan yang saya ikuti, saya tidak pernah sendiri. Ada mereka dan ada dukungan seluruh masyarakat. Berkat semuanya, saya bisa mengukir prestasi. Sebab itu, Saya menganggap mereka dan kita semua juga pahlawan," tuturnya lagi.

"Selain itu, saya juga merasakan, dalam setiap langkah, saya juga selalu dimudahkan. Ya...Allah SWT telah memudahkan seluruh usaha saya...."**

Share